POLITIK

Diduga Terintimidasi Brimob, Gerindra Ingatkan Peran Oposisi

MONITOR, Jakarta – Kehadiran belasan Brimob bersenjata laras panjang di kantor DPC Gerindra Kota Semarang, Jawa Tengah terus menuai reaksi keras, lantaran dinilai sebagai wujud intimidasi yang dilakukan kepolisian.

Ketua Umum PP Satria Gerindra Moh Nizar Zahro mengatakan jika srbagai partai oposisi, Gerindra sadar akan segala resiko politik. “Di era demokrasi, keberadaan partai politik merupakan sebuah keniscayaan, baik sebagai partai penguasa maupun sebagai partai oposisi,” tegas Ketua Umum PP Satria Gerindra Moh. Nizar Zahro dalam keterangan tertulisnya yang diterima MONITOR, Minggu (6/5).

“Meskipun keduanya memerankan fungsi yang beda namun hakikatnya sama yakni sebagai tempat menyalurkan aspirasi politik, menyusun agenda kerakyatan dan mengkader para calon pemimpin,” terangnya.

Sehingga wajar, sambung dia, bila kemudian Gerindra yang berada di luar kabinet (oposisi) kemudian melakukan kerja kritiknya terhadap pemerintah yang tengah berkuasa.

“Gerindra menjalankan fungsi check and balances agar agenda pemerintah tidak menyimpang dari tujuan kerakyatan,” sebut anggota komisi X DPR RI itu.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa Parpol tidak boleh diintimidasi dengan cara apa pun. Sebab, bila kemudian adanya intimidasi terhadap Parpol akan berakibat buruk terhadap proses demokratisasi yang sedang dibangun.

” Intimidasi dalam skala apa pun bertentangan konstitusi dan UU,” tegas anggota Banggar DPR RI.

Recent Posts

Dirjen PHU Tegaskan PPIH Wajib Hadirkan Layanan Nyata bagi Jemaah Haji

MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa Petugas…

10 menit yang lalu

Kemenag Terima Lahan dari Asahan, Siap Bangun MAN Insan Cendekia

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerima sertifikat hibah tanah seluas 94.030 m² dari Pemerintah Kabupaten…

3 jam yang lalu

Baleg DPR Targetkan RUU PPRT Rampung demi Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Selly Andriany Gatina mengusulkan hak perlindungan…

6 jam yang lalu

Gandeng Menkeu, Menag Pastikan Dana Umat Dikelola Profesional

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pertemuan ini…

13 jam yang lalu

Tak Ada Pilihan Lain, Indonesia Harus Menjadi Pengendali Harga Nikel Dunia

MONITOR, Jakarta - Indonesia memiliki modal kuat untuk menjadi penentu harga nikel dunia dan meraup…

16 jam yang lalu

Kelola Dana Umat, Menhaj Irfan Yusuf: Haji 2026 Harus Bersih!

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penguatan…

17 jam yang lalu