MONITOR, Jakarta – Minat baca masyarakat Indonesia semakin hari mengalami penurunan. Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ahmad Dahlan Jakarta Mukhaer Pakkana mengatakan, berdasarkan data UNESCO tahun 2012, diketahui indeks minat baca orang Indonesia sangatlah rendah.
“Indeksnya hanya 0,001. Artinya hanya ada satu orang dari 1.000 penduduk yg memiliki minat baca,” ujar Mukhaer dalam keterangan yang diterima MONITOR, Rabu (2/5).
Sementara itu, data Worlds Most Literate Nations (2016) menunjukkan, Indonesia hanya satu tingkat di atas Botswana, urutan 60 dari 61 negara yg disurvei. Kondisi ini dikatakan Mukhaer akan berdampak pada daya nalar masyarakat.
“Tentu, rendahnya minat dan daya baca berdampak pada lemahnya daya nalar masyarakat. Apalagi di tengah gelombang dahsyatnya informasi di era digital,” jelasnya.
Tak heran, saat ini ia mengamati banyak elemen masyarakat yang mudah sekali tersulut informasi hoax sehingga acapkali mengedepankan emosi. Maka dalam momentum Hari Pendidikan Nasional, Mukhaer mengimbau masyarakat Indonesia untuk meningkatkan nalar melalui literasi membaca.
“Di masyarakat, saat ini informasi dangkal, informasi hoaks, dan validitasnya diragukan. Karena daya nalar rendah, maka lahir entitas masyarakat yang “bersumbu pendek”, mudah terprovokasi dan emosional,” paparnya.
Ia menegaskan kembali, bahwa
kunci sebuah peradaban adalah pendidikan. Kunci pendidikan bergantung tingkat literasi, terutama minat dan daya baca peserta didik.
“Itulah sebabnya, mengapa Tuhan secara asertif mengawali wahyu-Nya dgn Iqra.! Iqra !. Jangan bermimpi membangun peradaban tanpa budaya Iqra!,” tegasnya.
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih peringkat 10 dalam ajang Danantara…
MONITOR, Jakarta - Integrasi tata kelola syariah dan model bisnis hibrida menjadi kunci keberlanjutan wakaf…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan pembukaan Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia dan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Mesir, memperkuat kemitraan…
MONITOR, Jakarta - Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji…