NASIONAL

Hetifah Ajak Anak Muda Terjun ke Politik

MONITOR, Semarang – Politikus Partai Golkar Hetifah Sjaifuddian mengajak anak-anak muda untuk terjun ke politik. Menurutnya, anak muda dapat memberi energi baru bagi kancah politik Indonesia.

“Pertama, agar selalu tersedia perspektif baru untuk banyak isu kebijakan. Bahkan, kalangan muda bisa memiliki pemahaman lebih baik terhadap beberapa isu kebijakan seperti inovasi sektor publik dan kebijakan teknologi,” kata Hetifah saat mengisi diskusi di Hotel Citradream Semarang, Sabtu (28/4).

“Kedua, keberadaan kalangan politisi muda yang diberikan ruang untuk berkembang menjamin bahwa politikus yang sedang menjabat tidak mudah berpuas diri, memicu kompetisi yang dinamis dalam partai,” lanjut Hetifah.

Hetifah yang merupakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini menyadari bahwa minat berpolitik anak muda masih minim. Menurutnya, ada beberapa hal yang membuat anak muda segan dan bahkan takut masuk dunia politik.

“Minat rendah bergabung karena persepsi buruk terhadap politik. Kalangan muda tidak berkembang dan tidak dapat berkontribusi maksimal dalam partai karena budaya dan struktur hirarkis serta peran terbatas, hanya ditempatkan dalam sayap pemuda,” jelas Hetifah.

“Kemudian yang membuat anak muda tidak mau berpolitik karena anggapan dalam politik umumnya memerlukan biaya tinggi. Hanya yang kaya yang punya modal cukup. Serta terlibat dalam politik berarti ada “opportunity cost” dari pemasukan yang terlewatkan,” sambung Hetifah.

Hetifah menawarkan solusi agar muncul semangat berpolitik anak muda. Baginya, partai politik perlu menciptakan inovasi yang menarik untuk menarik minat kalangan muda.

“Partai perlu mengelola talenta yang baik dengan merekrut dan menarik kalangan muda dari beragam latar belakang. Menciptakan kerangka kompetensi dan rencana pengembangan bakat yang baik,” katanya.

“Selanjutnya partai juga perlu merubah budaya dengan menyediakan kursi dalam diskusi panel kepada kalangan muda untuk memberi opini terhadap isu nyata bukan hanya isu terbatas. Serta memberikan kesempatan setara untuk angkat suara dalam pertemuan,” tutup Hetifah.

Recent Posts

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…

1 jam yang lalu

Kementerian UMKM Apresiasi KSP Guna Prima Dana, Dinilai Jadi Contoh Koperasi Penyalur KUR Nasional

MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…

3 jam yang lalu

Akad Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif Bali, Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi

MONITOR, Bali – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat…

4 jam yang lalu

Jelang Puncak Haji 2026, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Hemat Energi dan Tertib Ihram Sejak Embarkasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mengingatkan seluruh jemaah haji Indonesia untuk…

5 jam yang lalu

Soroti Penggunaan Ruang Ketua DPRD Kabupaten Serang, FAMS Desak Fokus pada Masalah Rakyat

MONITOR, Serang — Forum Aktivis Muda Serang (FAMS) mempertanyakan penggunaan ruang Ketua DPRD Kabupaten Serang yang…

5 jam yang lalu

Kemenag Perkuat Strategi Komunikasi Pesantren Ramah Anak dan Bebas Kekerasan

MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pesantren Ditjen Pendidikan Islam menyelenggarakan kegiatan Strategi…

5 jam yang lalu