KESEHATAN

Demi Kesehatan, Tiga Barang Sederhana Ini Wajib Rutin di Ganti

MONITOR – Pepatah mengatakan, sehat itu mahal harganya, lebih baik mencegah daripada harus mengobati. Ya, demi kesehatan dan kebersihan kita, tidak hanya pola hidup yang dijaga tetapi barang-barang pribadi berikut ini harus rajin kita ganti secara berkala.

Berikut ini MONITOR akan memberikan beberapa daftar beserta alasan kenapa barang-barang tersebut harus rajin kita singkirkan dan digantikan dengan yang baru.

1. Sikat Gigi

Menurut Ben Atkins, dokter gigi asal Inggris, mengganti sikat gigi harus dilakukan setiap tiga bulan sekali. Ia bahkan juga menyarankan untuk mengganti sikat gigi setelah sembuh dari sakit tertentu seperti flu.
Alasannya, agar kita tidak terinfeksi kembali. Alat kebersihan gigi ini memang dikenal sebagai sarang virus dan bakteri karena cenderung lembab.

2. Sisir

Tidak perlu membeli sisir baru, kita bisa mencuci sisir yang biasa kita gunakan paling tidak seminggu sekali. Caranya adalah dengan menggunakan air panas dan dicuci menggunakan sabun. Jangan lupa untuk membersihkan sisa-sisa rambut yang menempel di sisir tersebut, lalu semprotkan cairan anti bakteri.

Jika cara ini dinilai terlalu menyulitkan, kita bisa membeli sisir baru. Lebih baik keluar uang daripada kulit kepala jadi ketombean kan?.

3. Bantal

Bantal ternyata juga menjadi barang yang harus rutin diganti setiap dua hingga tiga tahun sekali. Bantal yang terlalu lama digunakan dapat menjadi sarang tungau, debu, dan bakteri yang bisa menempel pada kulit dan menimbulkan penyakit.

Bantal juga harus diganti untuk menjaga kesehatan leher kita. Semakin lama usia bantal yang dipakai, bentuknya akan berubah sehingga bisa menyebabkan sakit leher.

Bagaimana menurut Anda, Yuk biasakan hidup sehat dimulai dari menjaga dan membersihkan barang-barang pribadi kita.

Recent Posts

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

1 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

1 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

12 jam yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

12 jam yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

12 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

1 hari yang lalu