Categories: NASIONALPOLITIK

Soal Gelar Baru Jokowi, Gerindra: Kelompok Islam Indonesia Tidak Percaya

MONITOR, Jakarta – Predikat yang diberikan The Royal Islamic Strategic Studies Centre yang memasukan nama Presiden Jokowi sebagai salah satu dari 500 tokoh muslim berpengaruh di dunia mendapat perhatian publik.

Ketua DPP Partai Gerindra Moh Nizar Zahro misalnya. Ia menilai predikat apapun yang disematkan kepada presiden hari ini, tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap kesejahteraan rakyat.

"Predikat level dunia apapun yg diperoleh oleh Jokowi tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan rakyat," kata Nizar saat dihubungi, di Jakarta, Rabu (18/4).

"Termasuk bila saat ini lembaga The Royal Islamic Strategic Studies Centre yang bermarkas di Amman Yordania menganugerahi Jokowi sebagai salah satu tokoh muslim paling berpengaruh di dunia. Lebih tepatnya, Jokowi ditempatkan di urutan ke-16 The Muslim 500," tambahnya.

Anggota Komisi X DPR RI itu mengatakan, saat ini Rakyat Indonesia sudah sangat cerdas, untuk tidak lagi silau lagi oleh predikat apa pun yang diterima mantan gubernur DKI Jakarta itu. 

Sebab, Nizar menyampaikan sebelumnya Jokowi juga sudah pernah menerima penghargaan level dunia, namun nyatanya hasil kerjanya sangat mengecewakan.

Untuk diketahui, Daftar penghargaan yang pernah didapat Jokowi, misalnya, pada tahun 2013 The City Mayors Foundation yg bermarkas di London Inggris menobatkannya sebagai Walikota terbaik ketiga se-dunia. Kemudian pada tahun 2016, Bloomberg menobatkannya sebagai pemimpin terbaik se-Asia dan Australia.

"Rakyat butuh kerja nyata, bukan penghargaan yang tidak jelas ukuran penilaiannya," ujar dia.

"Apalagi kelompok muslim, saya meyakini pasti mayoritas kelompok Islam Indonesia tidak akan percaya dengan penobatan Jokowi sebagai tokoh muslim berpengaruh. Buktinya aksi 411 dan 212, istana dikepung oleh jutaan kelompok muslim. Itu membuktikan pengaruh Jokowi tidak begitu signifikan," pungkasnya.

Recent Posts

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri TPT untuk Menangkan Kompetisi Global

MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…

1 jam yang lalu

Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan

MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…

1 jam yang lalu

“Kumpul Bersama Rakyat” Buka Peluang Pasar UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan…

2 jam yang lalu

HUT ke-81 RI, Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Perluas Kesempatan Kerja

MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum…

5 jam yang lalu

Kementerian UMKM: Holding UMKM Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok

MONITOR, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan…

5 jam yang lalu

Jasa Marga Catat 509 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek pada H-3 s.d. H-1 Periode Libur Hari Kemerdekaan RI

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…

14 jam yang lalu