MONITOR, Jakarta – Politikus Demokrat Putu Supadma Rudana menyakini, pemilihan presiden (Pilpres) 2019 tidak hanya diikuti dua pasang calon saja.
Melainkan, sambung dia, masih sangat terbuka peluang adanya satu pasang calon dari poros koalisi baru atau yang disebut poros ketiga.
"Saya secara pribadi sudah berhitung soal itu dan hitungan saya secara pribadi itu sering kali saya sampaikan dalam acara-acara formal kepartaian," kata Putu saat berbincang dengan awak media, di Jakarta, Rabu (18/4).
"Sehingga segala kemungkinan, untuk terbentuknya poros tengah akan sangat mungkin terjadi di Pilpres nanti," tambahnya.
Dalam hitungannya itu, anggota komisi X DPR RI tersebut membaca kemungkinan adanya partai politik yang hengkang dari koalisi yang didukungnya nanti. Terutama, kata dia, saat penentuan calon wakil presiden jelang pendaftaran pada Agustus 2018.
"Di koalisi Jokowi misalkan, ada PKB, Hanura, Nasdem, PPP, dan kalau kemudian Golkar yang dipilih tentu akan membuat yang lain kecewa. Begitu juga, dalam koalisi Prabowo, ada PKS, PAN dan Gerindra, ketika Gerindra memilih PAN, apa kemudian PKS tidak marah," papar dia.
Putu Supadma ini pun tidak menampik, peristiwa yang terjadi di Pilkada DKI Jakarta, dimana ketika last minutes sejumlah partai justru bergabung membuat satu poros baru, akan berulang kembali. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan menjadikan lagi Cikeas sebagai tempat pertemuan itu.
"Dan perhitungan seperti itu yang saya melihatnya ke depan," pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…
MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum…
MONITOR, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…