Categories: NASIONAL

Ketua DPR Sentil Kemenristekdikti soal Impor Dosen dari Luar Negeri

MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo angkat bicara terkait rencana Kemenristekdikti mendatangkan sekitar 200 dosen asing untuk mengajar di perguruan tinggi di Indonesia. Bamsoet mengingatkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) agar tidak terburu-buru mendatangkan atau mengimpor ratusan tenaga dosen asing merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

Menurut Bamsoet, Kemenristekdikti perlu melakukan pemetaan lebih dahulu terhadap persoalan, kondisi, dan kebutuhan di setiap perguruan tinggi di Indonesia.

"Banyaknya dosen asing yang mengajar di Indonesia, dengan pendekatan ideologi yang belum tentu sama dengan Pancasila, dikhawatirkan akan berdampak terhadap ketahanan nasional," katanya dalam siaran persnya, Sabtu (14/4).

Politisi Partai Golkar yang berlatar belakang juranalis dan pengusaha tersebut, mendorong Kemenristekdikti melakukan pembenahan lebih dulu terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi perguruan tinggi terkait keberadaan tenaga dosen.

Kemenristekdikti juga diingatkan soal masih timpangnya keberadaan tenaga dosen dan non-dosen di perguruan tinggi di perkotaan dan daerah-daerah di Indonesia.

Bamsoet menyarankan, kepada Kemristekdikti untuk mengadakan rapat bersama dengan Forum Rektor Indonesia dan Asosiasi Dosen Indonesia (FRI dan ADI), guna mencari masukan dan mengkaji kembali rencana mendatangkan ratusan tenaga dosen asing.

"Perlu ada musyawarah dengan FRI dan ADI, agar rencana Kemenristekdikti itu tidak menimbulkan permasalahan baru," katanya.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini juga mendorong Kemenristekdikti mencari solusi lain untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas dosen di Indonesia agar fokus sebagai ilmuwan di kampus.

"Berikan dukungan dan pelatihan dosen secara berkala, sehingga perguruan tinggi di Indonesia dapat fokus dalam pengembangan riset di internal kampus serta menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan zaman," katanya.

Sebelumnya, Menristekdikti Muhammad Nasir mengatakan, Pemerintah berencana mendatangkan 200 dosen dari mancanegara untuk meningkatkan reputasi pendidikan nasional di bidang riset dan teknologi.

Recent Posts

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri TPT untuk Menangkan Kompetisi Global

MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…

3 jam yang lalu

Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan

MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…

3 jam yang lalu

“Kumpul Bersama Rakyat” Buka Peluang Pasar UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan…

4 jam yang lalu

HUT ke-81 RI, Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Perluas Kesempatan Kerja

MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum…

7 jam yang lalu

Kementerian UMKM: Holding UMKM Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok

MONITOR, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan…

7 jam yang lalu

Jasa Marga Catat 509 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek pada H-3 s.d. H-1 Periode Libur Hari Kemerdekaan RI

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…

16 jam yang lalu