MONITOR, Jakarta – Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan, pihaknya akan menyiapkan 20 personel kepolisian untuk bersiaga di pintu tol Jagorawi dan Jakarta-Tanggerang (Janger) pada 16 April dalam uji coba penerapan sistem ganjil-genap.
"Total ada 212 personel yang kita kerahkan dengan 20 personel di lapangan. Penindakannya seperti yang kita lakukan di Bekasi. Kita mesti putar balikkan dululah," kata Royke di Kantor Pusat PT Jasa Marga, Jakarta Timur, Jumat (13/4) kemarin.
Ia menuturkan, penindakan juga tidak langsung dengan cara tilang karena masih masa uji coba dan sosialisasi.
"Itu salah satu bentuk penegakan hukum, kan tidak harus ditilang saja. Penegakan hukum itu dengan mengatur, itu juga penegakan hukum," tandasnya.
Di tempat yang sama, Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengatakan, pihaknya menerapkan sudah sistem serupa seperti yang dilakukan di Tol Jakarta-Cikampek. Mengingat, kebijakan ini bisa memangkas jarak tempuh kendaraan.
"Berdasarkan pengalaman di Tol Jakarta-Cikampek ada penurunan VC (volume capacity) Rasio sekitar 0,5, jarak tempuh semakin cepat," jelas Bambang.
Selain itu, Jakarta akan menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games 2018. Pengaturan ini juga dilakukan agar lalu lintas atlet menuju ke venue atau wisma atlet tidak tersendat.
"Alasan kedua adalah kita menjadi tuan rumah Asian Games, tantangan terbesar adalah masalah transportasi," tambah dia.
MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menghadiri rapat kerja…
MONITOR, Jenewa — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak negara-negara anggota Asia Pacific Group (ASPAG), memperkuat…
MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mengapresiasi kinerja Polda Metro…
MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Commercial & Trading, PT Pertamina Patra Niaga,…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali memperkuat peran Indonesia dalam kerja sama industri global…
MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Asep Saepudin Jahar mengapresiasi kebijakan trasformatif…