MONITOR, Jakarta – Underpass Kuningan-Mampang hingga saat ini belum bisa operasikan. Itu lantaran pemerintah provinsi DKI harus menunggu kajian lalu lintas terkait pembangun Ligh Rail Transit (LRT).
Namun demikian dikatakan Kepala Bidang Simpang dan Jalan tak Sebidang Dinas Bina Marga DKI, Heru Suwondo, sebelum resmi dibukan uji coba underpass Mampang bisa dilakukan dengan berkordonasi dengan aparat setempat.
"Berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan, uji coba underpass ini direncanakan 11 April nanti," kata Heru melalui pesan singkatnya, Minggu (8/4)
Kata Heru, uji coba underpass diperlukan untuk melihat langsung perubahan pola lalu lintas di kawasan Mampang-Kuningan setelah dibangunnya jalan lintas bawah tanah itu.
"Karena selain untuk mengurangi kepadatan kendaraan, keberadaan underpass juga diharapkan dapat mendukung pergerakan armada Transjakarta," ujar dia.
Saat ini, terdapat dua terowongan bawah tanah yang disediakan untuk menghubungkan Mampang dan Kuningan. Sekarang, kedua terowongan sudah tersambung semua.
Terowongan tersebut berfungsi untuk mengurangi kemacetan yang terjadi sebelumnya. Total panjang proyek tersebut mencapai 882 meter, dengan lebarnya yang variatif, mulai dari 15 meter hingga 21 meter.
MONITOR, Jakarta - Kawasan industri kini tidak lagi dinilai hanya dari kelengkapan infrastruktur atau kemudahan…
MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan dialog sosial merupakan kunci dalam menyelesaikan berbagai…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai temuan mengenai sekitar 6.000 anak putus…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mempertanyakan mengapa Polisi belum menahan Sekretaris…
MONITOR, Banjarbaru - Jelang Peringatan Ke-79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara Tahun 2026, Lanud Sjamsudin…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng GreatNusa yang diluncurkan oleh Universitas Bina Nusantara (BINUS…