MONITOR, Jakarta – Warga Jakarta yang ingin menonton perhelatan Asian Games sepertinya harus berpikir dua kali. Pasalnya Pemprov DKI sudah memastikan bahwa tiket Asian Games tidaklah gratis.
Kepala Badan Pajak dan Retribusi DKI Jakarta Edi Sumantri menjelaskan, untuk retribusi pajak pertontonan atau penjualan tiket belum bisa dibebaskan.
Menurutnya, apabila mengacu kepada undang-undang dan peraturan daerah pajak pertontonan, hanya ada dua hal yang bisa dibebaskan. Pertama azas keadilan untuk masyarakat yang lemah, dan yang kedua berdasarkan asas timbal balik.
"Itu sesuai konferensi Wina tahun 1961," kata Edi saat ditemui usai rapat dukungan penuh Asian Games, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (6/5).
Dirinya mengaku disarankan Wakil Gubernur Sandiaga uno, untuk berkoordinasi dengan kota Palembang yang berencana menggratiskan tiket Asian Games.
Namun kata Edi, jika tiket Asian Games digratiskan maka sudah pasti akan menabrak aturan.
"Saya ada kekhawatiran kalau saya koordinasi ke Palembang, saya yakin rencana untuk menggratiskan tiket Asian Games akhirnya tidak jadi," ujarnya.
Namun demikian kata Edi, untuk iklan sosialisasi Asian Games dalam bentuk reklame dan iklan di bioskop, dipastikan bebas pajak. selama tidak memasukan unsur komesial dalam memasarkan produk. Begitu juga untuk sejumlah sponsor.
MONITOR, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah Senior Officials Meeting (SOM) ke-50 Menteri Agama Brunei…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa lembaga Hamalatul Qur’an yang berada di Sukoharjo…
MONITOR, CIREBON - Modernisasi pertanian melalui mekanisasi menjadi salah satu kunci meningkatkan produktivitas sekaligus memperbaiki…
MONITOR, BOGOR - Seorang pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual dan idealisme. Mereka juga…
MONITOR, Yogyakarta - Setelah medali diraih dan pameran ditutup, ke mana hasil riset mahasiswa akan…
MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…