Categories: BERITAMEGAPOLITAN

Selama Pimpin Jakarta, Anies Akui Serapan Anggaran DKI Masih Rendah

MONITOR, Jakarta – Gubernur Jakarta Anies Baswedan, mengakui selama dirinya memimpin Jakarta penyerapan anggaran Pemprov DKI belum maksimal. Ini buktikan sampai akhir Maret anggaran yang terserap baru 8,23 persen dari total APBD DKI Rp 77,1 Triliun.

Namun Anies berkilah penyerapan yang hanya mencapai 8,23 persen di akhir bulan Maret tahun ini, dinilai lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 7,65%.

Dikatakan Anies, untuk bisa menggenjot penyerapan dirinya sudah menyiapkan resep khusus, diantaranya dengan terus melakukan rapat khusus dengan anak buahnya di semua unit Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Kami terus melakukan rapat-rapat khusus bersama SKPD guna mencarinya solusi bagaimana pencapaian penyerapan anggatan ini sesuai dengan hasil yang kita harapkan," ujar Anies di Gedung DPRD Jakarta, Rabu (4/4).

Anies pun tak canggung untuk mengatakan SKPD mana yang serapannya rendah. "Penyerapan terendah di Dinas Sumber Daya Air," ungkap Anies.

Lebih lanjut ia mengatakan, agar penyerapan anggaran yang rendah ini dapat disiasati, maka kegiatan-kegiatan pengadaan tanah terkait SDA harus menggunakan transaksi non tunai. Tidak boleh lagi menggunakan uang tunai. Menurutnya, sekarang dalam periode penyesuaian dari transaksi tunai ke non tunai tersebut.

“Tapi faktor-faktor lain juga akan diperiksa. Lalu ke depan kita akan tegaskan bahwa setiap dua minggu sekali di Senin gasal ada laporan tentang serapan,” tegasnya.

Anies membantah jika rendahnya serapan dari target dikarenakan SKPD ketakutan dalam menggunakan anggaran.

“Kalau di kepemimpinan sebelum saya boleh ada rasa ketakutan. Tapi di era kepemimpinan saya gak boleh takut lagi menggunakan anggaran selama itu digunakan untuk hal yang memang sudah di atur," pungkasnya.

Recent Posts

FORMIT Palu Galang Dana untuk Korban Bencana NTT, Serukan Solidaritas Indonesia Timur

MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…

2 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri TPT untuk Menangkan Kompetisi Global

MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…

10 jam yang lalu

Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan

MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…

10 jam yang lalu

“Kumpul Bersama Rakyat” Buka Peluang Pasar UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan…

11 jam yang lalu

HUT ke-81 RI, Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Perluas Kesempatan Kerja

MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum…

14 jam yang lalu

Kementerian UMKM: Holding UMKM Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok

MONITOR, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan…

14 jam yang lalu