Categories: NASIONALPOLITIK

Jajaki Koalisi Bareng Gerindra, PKS Akui Tak Menutup Komunikasi Parpol Lain

MONITOR, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sejauh ini terus aktif menjalin komunikasi politik dengan sejumlah parpol untuk membangun koalisi di  Pilpres 2019. Hal ini terlontar dari Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera.

Komunikasi itu dibangun, tak terkecuali dengan partner lama yakni Partai Gerindra. Mardani mengaku, saat ini komunikasi yang dilakukan PKS bersama Gerindra sudah hampir mencapai 90 persen untuk berjalan bersama nanti.

"Komunikasi politik terus berjalan dan 90% PKS bersama Gerindra," kata Mardani di Jakarta, Kamis (29/3).

"Apakah PKS akan tetap setia, pertama bersama Gerindra, kedua ada syaratnya musyawarah bersama karena tidak bisa Gerinda menentukan sendiri kan gerinda tidak 20%," tambahnya.

Lebih lanjut, ketika ditanyakan dengan sudah adanya penjaringan yang dilakukan Partai Gerindra terhadap calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto?. Ia mengatakan partainya sudah menyiapkan sembilan nama Cawapres yang tentunya akan dibahas bersama-sama.

"Posisi sampe sekarang PKS sudah punya 9 Capres Cawapres, yakni Pak Aher, Pak Hidayat, Pak Anis Matta itu dari PKS keputusan resmi dari majelis syuro. Dan kita menunggu Gerindra mau ngajuin satu dua atau berapa pun all the candidate on the table kita bahas bareng-bareng," paparnya.

Artinya, sambung dia, sampai saat ini baik dari Gerindra maupun PKS masih terus menggodok satu sama lain dalam menentukan kemudian Capres maupun Cawapresnya nanti.

"Jadi logika berfikirnya payungnya PKS bersama Gerindra. PKS sudah ngajuin kartunya 9, Gerindra mau ngusul Pak Prabowo monggo, mau deklarasi yang lain Capres monggo. Tapi usulan Gerindra akan dibawa ke musyawarah bersama karena semuanya punya kedudukan yang setara," pungkas anggota komisi II DPR RI itu.

Pun demikian, Mardani menegaskan dalam membangun koalisi tidak menutup kemungkinan bagi partai lain untuk ikut bergabung.

"Kami terbuka, Gerindra dan PKS sepakat tidak menutup kemungkinan partai lain bergabung selama memang tadi kita akan memusywarah kan bersama siapa calonnya. PKB masuk, kami gembira. PAN masuk kita gembira. Demokrat masuk juga kami gembira. Tetapi tentu posisi PKS yang pertama punya sedikit keuntungan tapi keputusan akan bareng bareng," tandasnya.

Recent Posts

Kemnaker Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi

MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…

9 jam yang lalu

Kemenag Satukan Organisasi Profesi Guru Lintas Agama dalam Satu Konfederasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…

10 jam yang lalu

FORMIT Palu Galang Dana untuk Korban Bencana NTT, Serukan Solidaritas Indonesia Timur

MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…

1 hari yang lalu

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri TPT untuk Menangkan Kompetisi Global

MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…

2 hari yang lalu

Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan

MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…

2 hari yang lalu

“Kumpul Bersama Rakyat” Buka Peluang Pasar UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan…

2 hari yang lalu