Categories: NASIONAL

Politikus NasDem Minta Pemerintah Laksanakan Tuntutan Pengendara Ojek Online

MONITOR, Jakarta – Ribuan pengendara ojek online mendatangi Istana Presiden, Selasa (2/3). Kedatangan mereka tersebut yakni untuk menuntut adanya kenaikan tarif. Tak pelak akibat aksi demo ojek online ini, beberapa ruas jalan di Ibukota macet total.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IV DPR RI, Fadholi mengatakan dirinya sebagai wakil rakyat mendukung tuntutan para ojek online tersebut. Menurutnya sudah seharusnya pemerintah merespon tuntutan para ojek online tersebut.

"Saya sebagai wakil rakyat merasa terpanggil dan merespon positif atas upaya yang dilakukan oleh saudara – saudara kita dari komunitas ojek online yang menggelar ujuk rasa. Terlebih mereka menyampaikan sikap dan perjuangan demi memperjuangkan kelangsungan ekonomi keluarga masing- masing," kata Fadholi di Jakarta, Selasa (27/3).

Dikatakan Fadholi, payung hukum yang baik sangat diperlukan untuk mengatur keberadaan ojek online. Baik itu untuk mengatur tarif atau aturan operasional ojek online.

"Mereka minta agar ada payung hukum yang menaungi kegiatan mereka (Ojek Online). Jadi mereka ada landasan oprasional yang jelas untuk kegiatan mereka, sehingga mereka tidak liar," tutur Fadholi.

Politikus NasDem ini juga mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang menurutnya cukup peka dengan persoalan yang ada.

"Saya menyampaikan penghargaan terhadap Bapak Presiden yang cukup peka dan responsif. namun saya sebagai wakil rakyat meminta agar pemerintah segera merespon permintaan mereka ini. kami akan ikut mengawal progres progres nya," tutur Fadholi.

Ia menegaskan agar semua pihak terkait segera mengevaluasi ulang tarif ojek online sperti yang diharapkan para pengendaranya, yakni dengan mengajak dialog dari pemerintah dengan perwakilan mereka untuk mendapatkan kesepakatan penentuan tarif yang tidak memberatkan konsumen maupun tidak merugikan pekerja ojek online.

"Mereka ini sekarang tarifnya dari penjemputan ke penghataran 10 km  dengan tarif Rp 12.000. ini ga cukup . mereka meminta tiap 1 km Rp 4.000," pungkas Fadholi.

Recent Posts

Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan, Jasa Marga Kembali Tembus Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali memperoleh pengakuan di kancah internasional dengan masuk…

26 menit yang lalu

Hadapi Kemarau 2026, Kementan Genjot Percepatan Semai, Olah Lahan dan Tanam Padi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) secara masif meluncurkan Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan…

4 jam yang lalu

17 Jemaah Haji Jombang Mendapatkan Bantuan dari UEA

MONITOR, Jombang — Kementerian Haji dan Umrah terus mengawal fase kepulangan jemaah haji Indonesia hingga…

9 jam yang lalu

Puan: Pemulihan Pascagempa Sulteng Harus Berorientasi pada Pemulihan Kehidupan Warga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas musibah gempa bumi besar…

10 jam yang lalu

Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol untuk Tingkatkan Kelancaran, Keamanan dan Kenyamanan Perjalanan

MONITOR, Jakarta - Mengantisipasi lonjakan pengguna jalan pada periode libur sekolah, PT Jasa Marga (Persero)…

1 hari yang lalu

Empat Kali Penyelundupan Narkoba Digagalkan, Legislator Minta APH Bongkar Sindikat di Lapas

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menyoroti upaya petugas yang berhasil menggagalkan…

1 hari yang lalu