Categories: NASIONALPOLITIK

Golkar Pastikan Tudingan Novanto ke PDIP Tak Pengaruhi Koalisi

MONITOR, Jakarta – Ketua DPP Partai Golkar Zainudin Amali mengatakan, politik menjelang perhelatan Pemilu di 2019 sifatnya masih sangat dinamis terhadap masing-masing partai politik dalam rangka mencapai tujuannya.

Hal itu menanggapi apakah pernyataan Setya Novanto dalam pemeriksaan terdakwa kasus e KTP berdampak dengan terganggunya hubungan koalisi antara Golkar dengan PDI Perjuangan. Sebab, dikesaksiannya, Novanto menyebutkan nama Puan Maharani yang menerima aliran dana sebesar U$S500 ribu pada mega proyek tersebut.

"Saya kira itu sama dan tidak terpengaruh oleh siapa-siapa dan dinamikanya itu biasa. Tapi kalau flatporm nya berbeda misi kebangsaan berbeda itu yang sangat rawan," kata Zainudin di Jakarta, Jumat (23/3).

Ia menekankan, jika keputusan partai beringin untuk mengusung Jokowi kembali di Pilpres nanti tidak akan beubah. Sebab, sambung dia, keputusan tersebut sifatnya sudah intitusional atau melekat pada keputusan lembaga.

"Sejarah mengatakan orang yang pertama menyatakan dukung Jokowi itu Golkar di Mei 2016 pada saat Munaslub, kemudian ditekankan kembali pada rampimnas saat ketua umum Setya Novanto Jadi keputusan intitusional sangat sulit diubah oleh kondisi konstitusional," paparnya.

"Kalau harus diubah, itu harus merubah hasil keputusan itu (Rapimnas, dan Munaslub). Soal dinamika itu biasa di politik, tapi saya tetap mempuyai keyakinan jika masih mempuyai flatporm yang sama visi kebangsaan ya sama, maka akan terus bersama," ujar ketua komisi II DPR RI itu.

Oleh karena itu, Zainudin menekankan, pernyataan Novanto dalam persidangan Tipikor kasus e-KTP tidak mengganggu keharmonisan partai politik di koalisi Jokowi.

"Oh iya (kami) tetap solid, karena hasil survei Pak Jokowi masih unggul. Saya pernah mengatakan tidak akan lebih dari dua pasangan di Pilpres 2019, itu saya mempuyai keyakinan, karena kelompok yang ada di DPR tidak akan jauh dengan apa yang akan ada di Pilpres 2019," pungkas dia.

Recent Posts

Prof Rokhmin: Tinggalkan Ekonomi Bahan Mentah, Masuk Era Innovation-Based Blue Economy

MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…

20 menit yang lalu

Kemnaker Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi

MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…

13 jam yang lalu

Kemenag Satukan Organisasi Profesi Guru Lintas Agama dalam Satu Konfederasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…

14 jam yang lalu

FORMIT Palu Galang Dana untuk Korban Bencana NTT, Serukan Solidaritas Indonesia Timur

MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…

1 hari yang lalu

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri TPT untuk Menangkan Kompetisi Global

MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…

2 hari yang lalu

Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan

MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…

2 hari yang lalu