Categories: DAERAHSUMATERA

Pengamat: Ishak Mekki Berpeluang Kejar Dodi, Namun Berat Salip Herman Deru

MONITOR, Palembang – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hari ini, Senin (12/2) resmi menetapkan empat pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Periode 2018-2023. Empat paslon yang ditetapkan itu adalah Herman Deru – Mawardi Yahya, Ishak Mekki – Yudha Mahyudin, Dodi Reza Alex – Giri Ramanda dan Aswari – Irwansyah.

Menanggapi penetapan empat  cagub cawagub ini, Agusta Surya Buana dari Forum Pemerhati Pilkada Sumsel memprediksi akan terjadi kontes yang seru dan menarik perhatian. Menurutnya, ada dua pasang yang dianggap kuat dan akan bertarung habis-habisan, mereka adalah Ishak-Yudha melawan Dodi-Giri. Surya Buana mengungkapkan, Dodi Reza cukup punya banyak sumber daya, baik dana, kekuasaan maupun program pemerintah. Semua itu pasti akan didayagunakan maksimal untuk memberi dampak elektoral.

Sementara Ishak Mekki selaku bekas wakil gubernur dengan jaringan yang ada dan tambahan support dana dari calon wakilnya, yang merupakan calon terkaya, akan maksimal bergerak untuk mengalahkan Dodi Reza. “Itu pertarungan hidup mati, soal gengsi dan harga diri. Gubernur melawan ex wakil gubernur yang sudah menemani dan loyal lima tahun, malah dilawan,” ujarnya kepada media sesaat setelah acara pleno terbuka KPUD Sumsel di Palembang.

Surya menunjukan bukti pertarungan sengit kedua paslon itu bisa dilihat dari ramainya iklan mereka di media cetak, media online maupun media luar ruang. Dimana-mana yang terpampang adalah pasangan Dodi-Giri dan Ishak-Yudha. “Pertarungan keduanya memang habis-habisan dan sangat mungkin Ishak-Yudha menyalip Dodi-Giri. Target utama IM, kalau saya lihat adalah mengalahkan Dodi, kesan ini tak bisa diabaikan,” ungkapnya.

Surya menambahkan, yang diuntungkan dari pertarungan kedua paslon itu pastilah pasangan Deru-Mawardi dan Aswari-Irwansyah. Mereka tak punya beban pemerintahan provinsi di masa lalu. Sebagai penantang, sudah pasti kritik mereka terhadap pemerintahan yang dipimpim Alex-Mekki akan menggema. Dari sisi ini ada positifnya, kampanye jadi dialektis dan dialogis. Tesa dilawan anti-tesa, begitu seterusnya. Dari pengamatannya, Surya Buana menilai pasangan Deru-Mawardi lebih bunyi kritiknya daripada Aswari-Irwansyah.

Surya memprediksi waktu 135 hari tersisa menuju pencoblosan cukup berat bagi semua paslon untuk menggenjot elektabilitas. “Dalam rentang waktu satu semester, meningkat 10 persen saja elektabilitasnya sudah dahsyat itu. Mekki mungkin bisa kejar Dodi tapi berat susul Deru,” pungkasnya.

Recent Posts

Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…

14 jam yang lalu

Kemenhaj Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…

17 jam yang lalu

Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…

19 jam yang lalu

Jangan Sampai Indonesia Punya 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi yang Hanya Hidup di Atas Peta

MONITOR, Jakarta - Ambisi Indonesia memperluas kawasan konservasi laut hingga 97,5 juta hektare pada 2045…

21 jam yang lalu

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

2 hari yang lalu