Categories: NASIONALPOLITIK

Penambahan Pimpinan Parlemen, PDIP Klaim Miliki Segudang Tokoh yang Cocok

MONITOR, Jakarta – Rapat antara Badan Legislasi (Baleg) DPR dan Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly telah menyepakati, bahwa penambahan kursi pimpinan dalam Revisi UU MD3 akan didasarkan pada partai pemenang Pemilu. 

Kesepakatan tersebut diantaranya yakni penambahan kursi pimpinan MPR tiga, pimpinan DPR dua, dan satu kursi tambahan untuk DPD.

Dengan didasarkan kepada partai pemenang Pemilu, maka Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dipastikan mendapat jatah untuk mengisi masing-masing kursi tambahan.

Menanggapi hal itu, Pimpinan Komisi I dari Fraksi PDIP Bambang Wuryanto mengatakan, partainya memiliki segudang tokoh yang cocok untuk menempati posisi tersebut.

"Wakil Ketua DPR kalau di PDIP banyak, banyak tokohnya di PDIP," katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (8/2).

Lebih lanjut ia menjelaskan, mulanya nama yang kuat untuk mengisi kursi Pimpinan DPR yakni TB Hasanuddin, namun urung dengan sendirinya mengingat keikutsertaannya dalam kontestasi Pilkada.

Tak berhenti di TB Hasanudin, Bambang juga membeberkan nama-nama lain yang cocok, diantaranya Utut Ardianto, Trimedya Panjaitan. Dimana nama-nama tersebut dinilai memiliki track record dan pengalaman lebih di parlemen.

"Pak Utut Ardianto ketua Fraksi, sama-sama kita pahami, kita saling kenal. Kalau track record ukurannya, senioritas itu Trimedya Panjaitan, disamping dia juga sering memegang komisi, dia juga tokoh senior, mengerti juga masalah hukum," bebernya.

Untuk kandidat terkuat mengisi kursi pimpinan MPR, Bambang menyebut kriterianya harus bisa menjaga marwah dari pada ideolegi bangsa. Disinggung nama Wakil Sekjen PDI-P Ahmad Basarah, Bambang menjawab secara kompetensi sudah mumpuni.

"Lah monggo, kalo dari kompetensi Pak Basarah udah pasti, Pak Daryatmo oke, pak Dasir Maji oke. Kompetensi, yang lain-lain oke, kalo di partai juga ada unsur loyalitas," kata Bambang.

Kendati demikian, Bambang mengaku untuk mengambil keputusan yang sah bagi pengisi kursi pimpinan, dirinya menyerahkan seluruhnya kepada Ketua Umum PDIP Megawaty Soekarno Putri. 

"Ibu ketum sudah paham betul kelakuan anak-anaknya, udah ngerti dari atas sampe bawah, hanya ibu sering ga ngomong aja. Ibu sangat paham anak-anaknya," pungkasnya.
 

Recent Posts

Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…

16 jam yang lalu

Kemenhaj Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…

19 jam yang lalu

Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…

21 jam yang lalu

Jangan Sampai Indonesia Punya 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi yang Hanya Hidup di Atas Peta

MONITOR, Jakarta - Ambisi Indonesia memperluas kawasan konservasi laut hingga 97,5 juta hektare pada 2045…

23 jam yang lalu

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

2 hari yang lalu