MONITOR, Jakarta – Alat berat dan tiang penyangga proyek jalur kereta double double track (DDT) di Matraman, Jakarta Timur, ambruk, Minggu (4/2/2018).
Sebelumnya, akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB ini, dikabarkan sembilan orang menjadi korban, lainnya luka-luka.
Korban tewas akibat crane ambruk di lokasi proyek double-double track di Jatinegara, Jakarta Timur bertambah 2 orang. Total korban tewas saat ini menjadi 4 orang.Terus yang satu luka ringan sudah pulang," kata Camat Jatinegara Abu Bakar kepada MONITOR.
Adapun para korban kecelakaan yakni keempat korban tewas, yakni:
1. Jaenudin (laki laki), 44 Th, Islam, Buruh, Dusun Pakis II Rt 02/07 Kel. Tanjung Pakis Kab. Karawang (luka di kepala).
2. Dami Prasetyo (laki laki), 25 Th, Islam, Buruh, Kwarakan Wetan Rt 03/01 Kel. Kendalrejo Kab. Purworejo (Badan hancur).
3. Jana Sutisna (laki laki), Bandung 44 Th, Islam, Buruh, Kp. Cikadu Rt p3/13 Kel. Ciburui Kec. Bandung Barat (luka di kepala).
4. Joni, 34 Th. (Identitas Nihil) luka di kepala, tangan kiri dan kanan patah.
“Jaenudin mengalami luka di kepala, Dami Prasetyo badan hancur, Jana Sutisna luka di kepala, Joni tangan kiri dan kanan patah,” papar Supadi.
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…
MONITOR, Jakarta - Ambisi Indonesia memperluas kawasan konservasi laut hingga 97,5 juta hektare pada 2045…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…
MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…