MONITOR, Jakarta – Kabar banyaknya becak asal daerah yang akan beroperasi di Jakarta, membuat gerah Partai Gerindra. Partai pendukung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat Pilkada Jakarta ini menyebut ada upaya melemahkan Anies dengan melakukan mobilisasi becak besar-besaran untuk masuk Jakarta.
"Ini permainan kotor. Ini sudah keterlaluan. Ini tidak bisa dibiarkan," tegas Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta M Taufik kepada wartawan di Gedung DPRD Jakarta, Senin (29/1).
Taufik yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD DKI ini mengatakan, pihaknya mencium adanya muatan politik dibalik serbuan becak secara ilegal ke Jakarta.
"Jelas, saya mencium ada muatan politik, dan memang sudah keterlaluan sekali," cetus Taufik.
Oleh karena itu kata Taufik, orang yang berada dibalik mobilisasi becak tersebut adalah provokator yang memang layak ditindak Satpol PP.
"Kebijakan Anies soal becak ini berlaku khusus becak yang memang sudah ada di Jakarta. Bukan buat becak diluar sana," terangnya.
Seperti diketahui, Kasatpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko, menangkap basah sebuah truk di Jakarta Utara yang membawa puluhan becak dari Indramayu, Jawa Barat ke Jakarta.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…