MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat Amir Syamsudin angkat bicara terkait nama ketua umum Partai Demokrat yang juga mantan Presiden SBY disebut dalam sidang mega korupsi e-KTP.
Menurut mantan menteri Hukum dan HAM itu, keterangan Mirwan Amir di depan sidang EKTP adalah keterangan/kesaksian palsu dalam upaya menghindarkan keterlibatan dirinya sendiri yang memang terindikasi terlibat.
“Dia berusaha mengalihkan perhatian dengan menyampaikan keterangan atau kesaksian palsu dengan berkhayal seolah pernah berdiskusi soal EKTP dengan SBY. Satu hal yang pasti kebohongan besar,” kata Amir Syamsudin dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (27/1/2018).
Amir menambahkan, tidak mungkin seorang Mirwan Amir punya kesempatan berbicara langsung dengan SBY.
“Pasti ini adalah kebohongan yang bermotif politik dan perlu diusut sebagai tindak pidana memberikan kesaksian palsu di depan hakim di sidang pengadilan,” tegasnya.
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…
Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…
MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…
MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…