MONITOR Jakarta – Acara musik Dahsyat kembali menjadi sorotan publik karna menuai protes, soal permainan yang dianggap tak pantas, bahkan merendahkan anggota TNI Angkatan Darat (AD).
Ini bukan pertama kalinya Dahsyat mendapat protes dari netizen. Sebelumnya acara yang dipandi Raffi Ahmad dan kawan-kawan sebagai host nya sempat beberapa kali mendapat teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena menampilkan tindakan yang juga dianggap tak pantas.
Saat itu salah satu anggota TNI AD diminta menjadi peserta dalam permainan, mereka dihariskan menghabiskan kue yang diikat di tali yang dihubungkan ke kaki para bintang tamu. Sontak aksi inipun menuai protes netizen.
Setelah viral dan menjadi perhatian publik netizen, pihak manajemen melayangkan surat permitaan maafnya kepada Komandan Perhubungan Angkatan Darat atas siaran salah satu acaranya yang dianggap kurang pas.
"Untuk kedepannya kami akan melakukan perbaikan dan lebih berhati-hati dalam mempersiapkan konten kami", tulis surat permohonan maaf PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia.
Berikut cuplikan acara Dahsyat.
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/jvIdCOihwKs" frameborder="0" allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen></iframe>
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…