MONITOR, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan terkait kasus dugaan penggelapan tanah di Tangerang Selatan.
Sandi tiba di gedung Ditreskrimum pada pukul 12.15 WIB mengenakan kemeja batik merah mengendarai mobil Toyota Innova hitam didampingi kuasa hukum dan ajudannya.
Namun, Sandi masih enggan berkomentar banyak ketika dicecar pertanyaan oleh wartawan. Hanya terlihat beberapa kali melemparkan senyum. “Nanti ya statement setelah pemeriksaan,” kata Sandi, Kamis (18/1).
Anehnya dalam memenuhi panggilan pihak Polda kali ini, Sandi, mengaku tidak membawa berkas apapun untuk menghadapi pertanyaan dari penyidik. “Saya tidak bawa apa-apa,” kata Sandi singkat dan langsung memasuki ruang penyidik.
Seperti diketahui, Sandiaga akan dimintai keterangan terkait dugaan penggelapan sebidang tanah di Curug, Tangerang Selatan, yang terjadi pada 2012 silam.
Dalam laporan Fransiska Kumalawati Susilo yang diberi kuasa oleh Edward Soeryadjaja dan Djoni Hidayat, tidak hanya Sandi yang menjadi terlapor namun rekan bisnisnya, Andreas Tjahjadi juga dilaporkan.
Pada perkembangan kasus ini Andreas lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan di Polda Metro Jaya. Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Andreas, nama Sandiaga turut disebut.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…