MONITOR, Jakarta – Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penataan kawasan Tanah Abang belakangan menuai reaksi beragam, mulai dari penempatan pedagang kaki lima (PKL) di sebagian badan jalan dinilai tidak sesuai fungsi, hingga kekhawatiran sejumlah pihak akan membeludaknya jumlah PKL hingga mengokupasi sisah jalan yang ada.
Berbeda dengan pandangan-pandangan tersebut, Lulung Lunggana malah berkomentar positif. Menurut Tokoh kawasan Tanah Abang yang kini duduk di DPRD DKI itu, kebijakan Anies yang mencoba untuk menguntungkan semua pihak dalam menata Tanah Abang patut diapresiasi. Justru komentar miring ia nilai sebagai bentuk politisasi persepsi masyarakat.
"Jangan dipolitisir lah. Kebijakan Pak Anies ini harus diapresiasi," tegas pria yang beken disapa Haji Lulung itu.
Menurutnya, kebijakan Anies soal penataan PKL Tanah Abang membuktikan pemerintahannya lebih mengutamakan masyarakat kecil ibukota.
"Saya tanya ada gak Gubernur Jakarta yang peduli dengan masyarakat kecil (seperti Anies? -red). Sudah lah jangan terlalu dibesar-besarkan soal penataan Pasar Tanah Abang ini," pungkas Lulung.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…