Categories: NASIONALPOLITIK

Khofifah Enggan Komentari Pengganti Mensos

MONITOR, Surabaya – Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tidak mau berspekulasi terkait sosok yang bakal menggantikan dirinya dari kursi Menteri Sosial. Ketua Umum Muslimat NU itu menyerahkan sepenuhnya ke Presiden RI Joko Widodo terkait keputusan mengganti atau tidaknya sebagai menteri di Kabinet Kerja.

"Semuanya mutlak menjadi kewenangan Presiden," ujarnya usai menjalani tes kesehatan di Graha Amerta RSUD dr Soetomo Surabaya, Kamis (11/1).

Ketika disinggung terkait dengan surat pengunduran dirinya, Khofifah meminta awak media untuk tidak menanyakan kepada dirinya.

"Kalau tanya perkembangan, tidak baik ditanyakan ke saya," tegasnya.

Recent Posts

Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Pelindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…

8 jam yang lalu

Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT

MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…

10 jam yang lalu

Universitas Islam Depok dan Hartford International University USA Jalin Kemitraan Perkuat Dialog Antarumat dan Akademik

MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…

1 hari yang lalu

Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…

2 hari yang lalu

Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…

2 hari yang lalu