Categories: HUMANIORASOSIAL

Burung Jenis Baru ini Memakai Nama Ibu Negara

MONITOR, Manado – Dengan ditemukannya spesies burung baru di Pulau Rote, Provinsi Nusa Tenggara Timur, turut memperkaya keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia. Jenis baru yang ditemukan oleh Pusat Penelitian Biologi LIPI ini diberi nama Myzomela irianawidodoae, yang berasal dari nama Ibu Negara Indonesia, yaitu Iriana Widodo.

Pemberian nama ilmiah jenis burung baru tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya.

"Pemberian nama ilmiah dengan nama Ibu Negara ini merupakan kebanggaan bagi negara Indonesia, dan pertama kali dilakukan di Indonesia", tutur Menteri Siti Nurbaya di Manado (11/01).

"Hal ini sebagai ungkapan atau bentuk penghargaan kepada Ibu Negara yang sangat memperhatikan kehidupan burung, dedikasinya dapat dijadikan teladan dan menjadi contoh dalam menyelamatkan lingkungan di Indonesia", lanjutnya.

Burung Myzomela irianawidodoae adalah satwa endemik Pulau Rote, dalam famili Meliphagidae, dengan status dilindungi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya.

Mewakili Kepala LIPI, Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati, Prof. Enny Sudharmonowati, menjelaskan, penemuan jenis baru ini telah dipublikasikan tim peneliti Pusat Penelitian Biologi – LIPI (Dr. Dewi M. Prawiradilaga dkk) dan tim peneliti dari Singapura, dalam jurnal ilmiah Treubia Volume 44, edisi Desember 2017.

Disampaikan Enny, selain Pulau Rote, LIPI terus melakukan eksplorasi/ekspedisi di pulau terluar atau pulau yang diduga memiliki tingkat endemisitas tinggi karena sejarah pembentukan daratan atau kejadian alam lain. "Sebanyak lebih dari 1.113 jenis dan varietas baru telah dihasilkan LIPI, dan penelitian potensi pemanfaatan berkelanjutan masih terus dilakukan untuk dapat mendukung kesejahteraan bangsa Indonesia", lanjutnya.

Kegiatan peluncuran nama jenis baru ini dilakukan seiring dengan penamaan bayi Anoa yang lahir secara alami, Anara, oleh Menteri Siti Nurbaya. Turut hadir dalam kegiatan ini, Jan Darmadi, dari Dewan Pertimbangan Presiden, dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven O.E. Kandouw.

Tidak lupa Menteri Siti Nurbaya juga mengajak semua pihak untuk menjaga dan membiarkan burung ini hidup di alam. "Kelestarian burung ini dan semua jenis burung di wilayah NKRI menjadi warisan yang bernilai tidak terhingga bagi generasi penerus bangsa", pesannya.

Recent Posts

Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Pelindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…

8 jam yang lalu

Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT

MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…

10 jam yang lalu

Universitas Islam Depok dan Hartford International University USA Jalin Kemitraan Perkuat Dialog Antarumat dan Akademik

MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…

1 hari yang lalu

Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…

2 hari yang lalu

Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…

2 hari yang lalu