Categories: EKONOMI

Terapkan Pradigma Baru, Ini yang Ingin Dicapai Dirut LPDB-UMKM di 2018

MONITOR, Jakarta – Guna mencapai target kinerja yang maksimal pada 2018 ini, pradigma baru digulirkan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).

Hal itu dilakukan  dengan tujuan memperbaiki layanan pengelolaan dana bergulir. Kunci tujuan pradigma baru tersebut tertuang dalam Trisukses LPDB-KUMKM yakni sukses penyaluran, sukses pemanfaatan, dan sukses pengembalian.

"Untuk mewujudkan Trisukses tersebut, LPDB-KUMKM akan bertransformasi menjadi sebuah lembaga pembiayaan yang inklusif dan berbasis teknologi," kata Direktur utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo, di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta, Rabu (10/1).
 
Menurut Braman Setyo,  Inklusif yang dimaksud adalah membuka akses dan layanan informasi Koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia dengan standar mutu pelayanan yang berkualitas, cepat, murah dan berbasis teknologi informasi.

LPDB-KUMKM, tutur Braman Setyo, akan terbuka dalam menjalin kerja sama dengan stakeholder seperti Dinas Koperasi dan UMKM,  lembaga penjaminan, asosiasi, perusahaan Financial Technology (Fintech) dan lembaga pemerintah lainnya dalam membuka akses dan layanan sumber pembiayaan Koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia.

Untuk pradigma baru pembenahan manajemen dalam mencapai target 2018, Dirut LPDB-KUMKM dan jajaran direksinya berencana akan membentuk tim khusus.

Tim khusus nantinya bekerja dalam rangka mewujudkan implementasi tata kelola lembaga guna meningkatkan standar mutu pelayanan dengan melakukan beberapa perbaikan, diantaranya perbaikan SOP, perbaikan infrastruktur layanan, perbaikan infrastruktur IT, dan perbaikan SDM. 

Dengan pradigma baru dan manajemen baru, Braman Setyo optimitis capaian target LPDB-KUMKM di tahun 2018 ini akan lebih baik lagi dibanding tahun sebelumnya.

"Beberapa capaian positif pada tahun 2017 akan kami pertahankan, sedangkan masukan yang kami terima dari survey, akan kami perbaiki dalam kemasan paradigma baru LPDB-KUMKM," pungkas Braman Setyo yang juga menuturkan pernah menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM di daerah.

Recent Posts

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

4 jam yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

10 jam yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Dapat Buka Lapangan Kerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…

11 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri bekali Anggota DPRD dan DPC PDIP Paradigma Ekonomi Biru Atasi Krisis Pembangunan

MONITOR, Makassar – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau,…

12 jam yang lalu

Kemenag dan BI Dorong Rohis Jadi Agen Perubahan dan Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital

MONITOR, Bali - Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan Bank Indonesia terus memperkuat kapasitas…

13 jam yang lalu

Gaungkan Gerakan Literasi, Legislator Willy Aditya Usul Ada Pojok Baca untuk Karyawan Hingga OB dan Sopir

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya sebagai salah satu legislator…

14 jam yang lalu