Categories: NASIONALPOLITIK

Politisi PKS Ingatkan Petani Optimalkan Bantuan Alsintan

MONITOR, Padang – Anggota DPR RI Fraksi PKS, Hermanto, mengingatkan petani penerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk menggunakannya secara optimal.

"Kelompok tani harus berkoordinasi dengan kelompok tani lain dan dengan Dinas Pertanian di daerah guna mengoptimalkan penggunaan alsintan," kata Hermanto di Padang, Sumatera Barat.

Menurut Hermanto, tanpa koordinasi alsintan akan banyak menganggur sehingga potensi untuk meningkatkan produksi hasil pertanian bisa terganggu. Ia memberi contoh untuk traktor roda empat kemampuannya luar biasa karena bisa menggarap lahan satu kelompok tani seluas 20 sampai 25 hektare hanya dalam waktu seminggu.

"Setelah itu jika tidak ada koordinasi, mesin pertanian tersebut selanjutnya akan menganggur," kata anggota Komisi IV bidang Pertanian ini.

Hermanto mengungkapkan kebijakan negara melakukan modernisasi alsintan lalu memberikannya ke petani merupakan upaya mencapai kedaulatan pangan di tengah-tengah semakin menurunnya minat masyarakat untuk terjun ke sektor pertanian.

"Penduduk terus bertambah, semuanya butuh makan sementara pekerja sektor pertanian terus berkurang maka salah satu solusinya adalah modernisasi alsintan," kata Hermanto.

Politisi PKS ini meminta petani agar tidak mudah menjual tanahnya atau mengalihfungsikannya ke penggunaan lain.

"Negara kesulitan mencari lahan untuk cetak sawah baru, karena itu lahan yang masih ada di tangan petani saat ini amat berarti," katanya.

Hermanto mengatakan petani merupakan benteng penjaga yang berperan mencegah upaya berbagai pihak yang menghendaki alih fungsi lahan pertanian ke penggunaan lain. "Peran petani sangat strategis untuk ketersediaan dan kedaulatan pangan masa depan Indonesia," Pungkas Hermanto.

 

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

17 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

19 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

1 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu