MONITOR, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) hari ini memanggil penerbit buku pelajaran untuk anak-anak yang diduga berisi konten lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) yang diterbitkan oleh Pustaka Widyatama.
Berdasarkan penelusuran KPAI, buku yang diklarifikasi berjudul “Balita Langsung Lancar Membaca” dengan metode BSB (Bermain Sambil belajar) yang ditulis oleh Intan Noviana dan diterbitkan oleh Pustaka Widyatama.
Retno Listyarti selaku Komisioner Bidang Pendidikan menyatakan, Pustaka Widyatama ternyata merupakan anak perusahaan dari Mutiara Media (Media Pressindo Group). "Pustaka Widyatama merupakan anak perusahaan yang khusus menerbitkan buku-buku penunjang pelajaran, bahasa, dan anak," ujar Retno di Jakarta.
Sayangnya, penerbit yang dipanggil KPAI hari ini tidak datang dan tanpa konfirmasi. Retno menuturkan, pihaknya akan memanggil kembali mengingat buku tersebut menjadi kontroversi dan meresahkan orangtua.
"KPAI akan menggali keterangan penerbit untuk mengklarifikasi isi buku yang dianggap tak patut tersebut, karena dari kalimat-kalimat yang ditampilkan dalam buku tersebut diduga kuat mengandung unsur LGBT atau secara berani mengampanyekannya," terangnya.
Perlu diketahui sebelumnya, KPAI menerima laporan buku pelajaran yang tak layak baca untuk anak-anak. Kali ini, buku yang dilaporkan diduga kuat mengandung unsur LGBT atau atau secara berani mengkampanyekan LGBT. Dalam buku yang berjudul “Balita Langsung Lancar Membaca” dengan metode BSB (Bermain Sambil belajar) yang ditulis oleh Intan Noviana dan diterbitkan oleh Pustaka Widyatama, terdapat kalimat seperti berikut: Opa bisa jadi waria, Fafa merasa dia wanita, Ada waria suka wanita.
MONITOR, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyetujui laporan Komisi VIII DPR…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM)…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama ingin jaminan produk halal (JPH) tidak hanya berorientasi pada sertifikasi…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan negara yang akuntabel…
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi memperkenalkan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan insan pers…