Categories: DAERAHJABAR-BANTEN

TNI Bantu Petani Percepat Tanam di Kabupaten Kuningan

MONITOR, Kuningan – Pembinaan terhadap para petani baik dalam Penerapan Inovasi Teknologi sehingga luas tanam dapat meningkat dengan memfasilitasi sarana dan prasarana pertanian yang dibutuhkan oleh petani serta menggali terus potensi dalam rangka menunjang swasembada pangan sehingga diharapkan dapat merubah kondisi perekonomian masyarakat khususnya para petani di Kabupaten Kuningan.

"Mencapai suatu keberhasilan diperlukan langkah strategi yang cepat,tepat dan terukur antara semua pihak dan bersama-sama melaksanakan sesuai dengan tugas fungsinya masing-masing," kata Babinsa Desa Sukasari Koramil 1505/Ciwaru Kodim 0615/Kuningan Korem 063/SGJ Sertu Timu

Oleh karenanya, Babinsa Desa Sukasari Koramil 1505/Ciwaru Kodim 0615/Kuningan Korem 063/SGJ terus melakukan pendampingan petani dengan turun langsung ke sawah bersama para petani untuk menanam padi jenis Mapan 05 dengan luas lahan sawah 100 bata milik bapak Bajoy yang terletak di desa Sukasari Kecamatan Kec. Ciwaru, Kabupaten Kuningan, Senin (25/12).

Babinsa melaksanakan pendampingan kepada petani untuk menanam padi karena pada saat ini wilayah desa Sukasari Kecamatan Kec. Ciwaru, Kabupaten Kuningan sudah memasuki musim penghujan bertepatan pula dengan masa tanam.

Petani, menurut Sertu Timu, perlu mendapat motivasi, sosialisasi dan pendampingan terkait pola tanam yang sering digunakan oleh para petani yang menggunakan pola tanam Jajar Legowo, dengan harapan tingkat pertumbuhan produksi padi yang nantinya akan banyak dan meningkatkan produktifitas panen.

Pemerintah sendiri menargetkan dalam 3 tahun harus tercapai. Program membangun ketahanan pangan Indonesia guna mewujudkan kondisi Swasembada Pangan, TNI AD dan seluruh jajarannya berupaya untuk melaksanakan Pengawalan dan Pendampingan terhadap petani dari mulai buka lahan/catak sawah, pembibitan atau penyemaian, pemupukan, panen dan Paska panen.

Mengenai Paska panen yaitu penyerapan gabah petani, TNI telah membentuk Satgas Sergab ( Satuan Tugas Penyerapan Gabah) Guna memepercepat penyerapan gabah petani, Satgas ini pun menindak tegas pihak-pihak yang membeli gabah tidak sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Para petani berharap pendampingan Babinsa kepada petani ini harus terus dilakukan secara kontinyu dan berkelanjutan sehingga nantinya diharapkan TNI selalu dapat membantu keluhan para petani khususnya petani yang dipelosok yang masih kurang mendapatkan sosialisasi dari PPL ataupun dari Dinas Pertanian setempat, olehnya itu petani sangat perlu mendapatkan pendampingan dari Babinsa ataupun dari Petugas PPL.

Kegiatan tanam serentak yang dikomandoi Dinas Pertanian, BPP serta anggota TNI AD ini dapat memotivasi serta menggerakkan para petani untuk secepatnya melaksanakan musim tanam sehingga percepatan tanam di wilayah Kab. Kuningan terwujud

Recent Posts

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

20 jam yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

1 hari yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mengupayakan pemulihan aktivitas usaha…

1 hari yang lalu

Dari Ketahanan Keluarga hingga Kompetensi Digital, Ini Tiga Tantangan Strategis Penghulu

MONITOR, Tangerang Selatan - Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian…

1 hari yang lalu

Desak Kasus Penyadapan Ilegal Diusut Tuntas, MUI Ingatkan Larangan Tajassus dalam Islam

MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan…

1 hari yang lalu