MONITOR, Manila – Sebayak 30 orang dikabarkan tewas akibat badai tropis yang menerjang Filipina selatan.
Dikutip Antara dari AFP, dari 30 orang tewas, sebanyak 19 kematian dilaporkan terjadi di dekat Kota Tubod di Mindanao, pulau terbesar kedua negara kepulauan tersebut, tempat Badai Tropis Tembin menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor yang menghancurkan sebuah desa pada Jumat, menurut laporan polisi regional.
Sebanyak empat lainnya tewas di kota-kota di dekatnya, kata polisi, sementara tujuh orang tewas di Provinsi Lanao del Sur, menurut pejabat pertahanan sipil di sana.
Sebanyak empat orang dinyatakan hilang setelah terkubur dalam tanah longsor atau terseret banjir, sementara lebih dari 12.000 orang mengungsi dari rumah mereka.
Filipina rata-rata dilanda 20 badai besar setiap tahun, banyak di antaranya mematikan, namun Mindanao, yang berpenduduk 20 juta jiwa, jarang terkena siklon ini.
MONITOR, Pandeglang - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur Pandeglang mengapresiasi Program Beasiswa Madrasah…
MONITOR, Tashkent - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong penguatan hubungan Indonesia…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. Rokhmin…
MONITOR, Lumajang - Upaya mencegah judi online (judol) menyasar keluarga penerima manfaat terus diperkuat hingga…
MONITOR, Bandung - LPDB Koperasi terus memperkuat tata kelola, kepastian hukum, dan mitigasi risiko dalam…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing…