MONITOR, New York – Amerika Serikat dikucilkan oleh banyak negara Barat dan Arab sekutunya, yang mendukung suara resolusi Majelis Umum PBB terkait status Jerusalem. Diketahui, sebanyak 128 negara secara terbuka menentang sikap Presiden Donald Trump dan mendukung resolusi PBB agar Amerika menarik pengakuannya atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel.
Dalam pemungutan suara di sidang PBB, 128 negara menyatakan dukungan terhadap resolusi, sembilan negara menolak dan 35 lainnya abstain, Kamis (21/12). Sementara 21 negara tidak memberikan suaranya.
Juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang didukung Barat, menggambarkan hasil pemungutan suara itu sebagai "kemenangan bagi Palestina".
Padahal, sebelumnya Trump telah mengancam sejumlah negara-negara penerima donor AS agar menarik kembali bantuan finansial yang diberikan.
Dan terlihat, di sidang tersebut jumlah negara yang menyatakan abstain dan menolak resolusi lebih banyak dibandingkan dengan yang biasanya terjadi pada saat pemungutan suara digelar atas rancangan resolusi-resolusi yang berkaitan Palestina.
MONITOR, Ciputat - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali mencatatkan capaian akademik membanggakan melalui keberhasilan Program…
MONITOR, Bogor - Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian…
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti masih banyaknya kecurangan dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi…
MONITOR, Jakarta – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian UMKM memberikan apresiasi kepada perempuan tangguh dari berbagai…
MONITOR, Jakarta - Asosiasi Forum Antar Agama G20 (IF20) bersama Majelis Hukama Muslimin (MHM) akan mengadakan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Syarif…