Categories: DAERAHMALUKU-PAPUA

Bakamla Amankan Kapal Pengangkut 305 Galon Miras

MONITOR Maluku – KAL Tidore I-14-11 yang tergabung dalam Operasi Patroli rutin Bakamla RI berhasil mengamankan KMN MJ. Diketahui kapal tersebut ketahuan mengangkut 305 galon miras atau setara dengan 7.000 liter di Perairan Maluku Utara, Ambon, Jumat (22/12).

Berdasarkan informasi dari Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono, penangkapan bermula saat KAL Tidore I-14-11 yang dikomandani oleh Kapten Laut (P) Habiby Achmad sedang melaksanakan patroli rutin di sekitar Perairan Maluku Utara dan menemukan kapal yang menunjukkan tanda-tanda mencurigakan. 

Tak lama berselang, kapal tersebut berusaha melarikan diri. Melihat hal tersebut KAL Tidore I-14-11 langsung melaksanakan pengejaran dan pemeriksaan terhadap KMN MJ.

"KMN MJ berlayar dari Bitung hendak menuju Sorong, berhasil ditangkap KAL Tidore I-14-11 di Selat Obi, Perairan Halmahera Selatan, Maluku Utara. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, ditemukan 305 galon Miras Cap Tikus (per galon 24 liter) atau setara dengan 7.320 liter," ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (22/12)

Kapten Laut (P) Habiby Achmad menjelaskan, kapal pengangkut miras tersebut berlayar hanya membawa dua dokumen yaitu Pas Kecil Kapal Penangkap Ikan dan Sertifikat Kesempurnaan Kapal. 

Sementara surat izin berlayar (SIB), dokumen barang muatan (manifest) dan lain-lain tidak ada. Kapal ini juga mengangkut lima orang anak buah kapal (ABK), dan tiga orang diantaranya diketahui sebagai pengawal dari galon miras tersebut.

Dari keterangan ketiga pengawal galon miras, satu galon miras Cap Tikus di Sorong memiliki harga jual Rp. 2 juta. Dengan demikian, total penjualan untuk 305 galon mencapai Rp. 610 juta. Sampai saat ini pemilik miras masih dalam penyelidikan. 

Selanjutnya, KMN MJ dibawa menuju Lanal Ternate di bawah pengawalan KAL Tidore I-14-11 untuk melaksanakan proses hukum lebih lanjut.

Recent Posts

STPK Matauli Perkuat Peran Kampus Maritim, Prof Rokhmin Usulkan Dua Prodi Baru untuk Dukung Ekonomi Biru

MONITOR, Tapanuli Tengah – Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli terus memperkuat posisinya sebagai…

2 jam yang lalu

Komisi VII DPR RI Tinjau PRSU 2026, Dorong Penguatan Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan UMKM Sumatera Utara

MONITOR, Medan – Komisi VII DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik ke PT Pembangunan Prasarana…

3 jam yang lalu

Pakar Intelijen: Hormati Kewenangan Antar-Lembaga, Jangan Ganggu Proses Penegakan Hukum

MONITOR, Jakarta – Pakar Intelijen, Pertahanan, dan Keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, mengingatkan seluruh lembaga negara agar…

6 jam yang lalu

SETARA Institute Desak Presiden Evaluasi Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Penanganan Kasus Korupsi

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan…

9 jam yang lalu

Legislator Soal Polri Bongkar 3 Kasus Korupsi: Tegakkan Hukum Dengan Adil

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman mendukung pengusutan 3 kasus…

19 jam yang lalu

Komisi IX DPR Minta Ada Pembenahan Sistem PPDS Buntut Dokter Meninggal Diduga Dampak Bullying

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti insiden meninggalnya seorang…

19 jam yang lalu