MONITOR, Jakarta – Direktur Manajemen Produk dan Pemasaran Xiaomi Global, Donovan Sung, hari ini, Rabu (20/12) resmi merilis ponsel entry level Redmi 5A dengan harga yang sangat kompetitif, di bawah Rp 1 juta atau Rp999.000.
Harga tersebut terbilang berani. Pasalnya, ponsel ini dijual lebih murah daripada di negara asalnya, China, yang dibanderol, jika dikonversi ke dalam rupiah, Rp1,399 juta.
“Harga di China umumnya lebih murah karena jika dipasarkan ke luar, perlu biaya logistik, pajak dan pemasaran,” kata Sung.
Sekedar informasi, Xiaomi Redmi 5A hadir dengan prosesor dari Qualcomm, Snapdragon 425 dan prosesor quad-core 1,4GHz, didukung RAM 2GB dan kapasitas penyimpanan internal 16GB.
Untuk kamera, Xiaomi memasang lensa sebesar 13MP di belakang dan 5MP untuk ponsel berlayar 5 inci ini. Kamera belakang dilengkapi teknologi PDAF sehingga memungkinkan untuk menangkap objek gambar yang bergerak.
Ponsel ini juga dibekali baterai 3.000mAh dan sudah beroperasi dengan sistem terbaru, MIUI9, yang berbasis Android Nougat. (ANT)
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…