Categories: NASIONALPOLITIK

Ragam Upaya Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina

MONITOR, Jakarta – Sejumlah upaya telah dilakukan Pemerintah Indonesia demi mendorong terwujudnya kemerdekaan Palestina. Selain langkah diplomasi dan sikap politik luar negeri, Indonesia juga telah melaksanakan lebih dari 1.811 program untuk peningkatan kapasitas building untuk Palestina. Hal ini dilakukan sebagai sebuah persiapan menuju kemerdekaan Palestina.

Demikian disampaikan Direktur Timur Tengah (Timteng) Kementrian Luar Negeri (Kemlu) Sunarko saat Diskusi Media (Dismed) Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema "Indonesia Bersama Palestina” di Gedung Serba Guna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Jalan Merdeka Barat 9, Jakarta, Jumat (15/12) sore.

Menurut Sunarko, salah satu langkah strategis yang dilakukan Pemerintah Indonesia adalah dalam Konfrensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT LB) OKI di Istanbul, Turki, Rabu lalu.

Di forum tersebut, Presiden Joko Widodo telah menyatakan sikap politik luar negeri Indonesia secara tegas dengan melayangkan enam poin penting usulan sikap untuk negara-negara anggota OKI, Yakni: 

1. OKI harus secara tegas menolak pengakuan unilateral. Two-state solution adalah satu-satunya solusi dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina;
2. Semua negara yang memiliki Kedutaan Besar di Tel Aviv, Israel, untuk tidak mengikuti keputusan Amerika Serikat (AS) memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem;
3. Negara OKI dapat menjadi motor untuk menggerakkan dukungan negara yang belum mengakui kemerdekaan Palestina, untuk segera melakukannya;
4. Bagi negara anggota OKI yang memiliki hubungan dengan Israel agar mengambil langkah-langkah diplomatik. Termasuk kemungkinan meninjau kembali hubungan dengan Israel sesuai dengan berbagai Resolusi OKI;
5. Anggota OKI harus mengambil langkah bersama tingkatkan bantuan kemanusiaan, peningkatkan kapasitas dan kerja sama ekonomi kepada Palestina; dan
6. OKI harus mampu menjadi motor bagi gerakan di berbagai forum internasional dan multilateral untuk mendukung Palestina, termasuk di Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB
 
Dengan begitu, lanjut Sunarko, dari semua poin penjabaran tersebut, selanjutnya yang terpenting adalah bagaimana mewujudkan dan mengimplementasikannya sehingga searah dengan yang diharapkan.

“Hingga saat ini, Indonesia terus berkoordinasi dengan Majelis Umum PBB untuk melakukan pembahasan isu Palestina sehingga menjadi perhatian dunia. Selanjutnya, harapannya adalah Palestina bisa meraih kemerdekaannya,” terangnya. 

Sunarko menegaskan, hal itu akan terus dilakukan hingga Palestina memiliki hak-haknya sendiri, berdiri di atas tanahnya sendiri, menjadi sebuah negara yang merdeka dan berdaulat. “Indonesia terus melakukan upaya-upaya ke arah tersebut, Palestina mewujudkan kemerdekaannya,” tegasnya.
 

Recent Posts

Dari Teh hingga Agrowisata, Dana Bergulir LPDB Perkuat Bisnis Puskopkar PTPN VIII

MONITOR, Jakarta - Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII terus memperluas lini bisnis untuk memperkuat…

11 jam yang lalu

Kementerian UMKM Fasilitasi UMKM Aceh Bangkit Pascabencana

MONITOR, Aceh – Ratusan pengusaha UMKM terdampak bencana di Aceh mengikuti workshop pendampingan peningkatan kapasitas…

16 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pengembangan waralaba sebagai salah…

1 hari yang lalu

Soroti Dugaan Korupsi Batu Bara Kukar, LSAK: Uang Disita, Kok Pemiliknya Tidak Ditetapkan Tersangka?

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperjelas status…

1 hari yang lalu

MTQ Nasional XXXI, Menag: Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

MONITOR, Jakarta - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Umumkan Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2, Seleksi Petugas Berlanjut

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi mengumumkan peserta yang berhak mengikuti Computer Assisted…

1 hari yang lalu