Categories: HUMANIORASOSIAL

Pemerintah Gencarkan Stabilisasi Barang Kebutuhan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru

MONITOR, Jakarta – Pemerintah menggencarkan gerakan stabilisasi barang kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Gerakan ini dilancarkan melalui operasi pasar guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Tjahya Wijayanti saat menghadiri Peluncuran dan Pelepasan Operasi Pasar Bahan Pangan bersama Wakil Kepala Polda Metro Jaya, Brigjen Purwadi Arianto dan Direktur Operasi dan Pelayanan Publik Bulog Karyawan Gunarso. Acara berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya, hari ini, Kamis (14/2) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

“Inti dari gerakan ini adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat luas untuk mendapatkan bapok dengan harga yang wajar. Sudah merupakan kewajiban pemerintah mendekatkan diri kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu memikirkan kondisi harga barang,” tandas Tjahya.

Hari ini diluncurkan sekitar 11 mobil boks ke tempat-tempat pemukiman dan strategis di mana masyarakat membutuhkan bapok tersebut. “Ini dimaksudkan agar masyarakat di wilayah pemukiman dapat langsung mengakses lokasi dengan jarak yang mudah dijangkau sehingga tidak perlu ke tempat yang jauh,” ujarnya. 

Menurut Tjahya, hari besar keagamaan merupakan momen potensi kenaikan permintaan. Biasanya potensi kenaikan permintaan juga diikuti oleh potensi kenaikan harga. Kenaikan ini yang harus dicegah. “Dengan adanya gerakan stabilisasi pangan, gerakan operasi cadangan beras pemerintah ini dan operasi bahan pokok lainnya akan bisa membuat harga tertahan untuk meningkat,” katanya.

Tjahya menjelaskan, dalam gerakan stabilisasi harga bapok ini beras akan dijual dengan harga Rp40.000/5 kg, gula pasir Rp12.500/kg, dan minyak goreng Rp11.000/lt.

“Kita akan menciptakan suasana yang aman dan tentram sehingga saudara-saudara kita yang merayakan Natal dapat tersenyum tanpa memikirkan gejolak harga,” tandasnya.

Namun, Tjahya juga menegaskan bahwa tidak hanya menjelang HBKN, gerakan stabilisasi harga akan dilakukan kapan pun saat diperlukan. “Dalam situasi seperti ini, Pemerintah akan hadir di tengah-tengah masyarakat serta bertanggung jawab terhadap ketersediaan dan stabilitas bapok bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Brigjen Purwadi Arianto menyampaikan bahwa selain melakukan tugas pengamanan, Kepolisian RI juga membantu sepenuhnya kebijakan pemerintah dalam hal menjaga stabilitas harga. “Kami mengadakan kegiatan di 11 Polres kecuali Polres Bandara Soeta dan KP 3,” imbuhnya.

Sementara OP Cadangan Beras Pemeritah (CBP) yang digelar Polda Metro Jaya hari ini berlangsung di lima titik, yaitu Rusunawan Petamburan; Pasar Warakas,Tanjung Priok; Rusun Klender, Jakarta Timur; Plores Tangerang: Kelurahan Buaran Indah, Tangerang; serta Asrama Polri, Tangerang Selatan. Polda Metro Jaya juga melaksanakan penegakan hukum terhadap kelangkaan barang-barang pokok. 

“Kami pastikan akan menindak tegas bagi para pelaku penimbunan barang,” tandasnya. Sedangkan Karyawan Gunarso menyampaikan bahwa selain menyiapkan komoditas OP, Bulog juga menyiapkan rencana kerja sama untuk distribusinya. Penyaluran utnuk kegiatan OP bekerja sama dengan mitra-mitra strategis, baik yang ditunjuk pemerintah daerah, rumah pangan kita, maupun tempat lain yang dimintakan Kemendag. Bulog, lanjut Karyawan, siap melakukan OP. “Ada 198 titik pasar yang harus dilaksanakan kegiatan OP. Sejak beberapa bulan lalu OP sudah dilakukan secara masif dan diharapkan dapat memberikan efek berlipatganda untuk menjaga stabilitas harga bapok,” pungkasnya.

Recent Posts

Dari Teh hingga Agrowisata, Dana Bergulir LPDB Perkuat Bisnis Puskopkar PTPN VIII

MONITOR, Jakarta - Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII terus memperluas lini bisnis untuk memperkuat…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Fasilitasi UMKM Aceh Bangkit Pascabencana

MONITOR, Aceh – Ratusan pengusaha UMKM terdampak bencana di Aceh mengikuti workshop pendampingan peningkatan kapasitas…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pengembangan waralaba sebagai salah…

2 hari yang lalu

Soroti Dugaan Korupsi Batu Bara Kukar, LSAK: Uang Disita, Kok Pemiliknya Tidak Ditetapkan Tersangka?

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperjelas status…

2 hari yang lalu

MTQ Nasional XXXI, Menag: Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

MONITOR, Jakarta - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Umumkan Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2, Seleksi Petugas Berlanjut

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi mengumumkan peserta yang berhak mengikuti Computer Assisted…

2 hari yang lalu