MONITOR, Jakarta – Jelang perayaan Natal tahun 2017, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor gula aren organik ke Belanda.
"Gula aren organik ini merupakan produk baru yang diekspor ke Belanda," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut, Jenny Karouw, di Manado, Rabu (13/12).
Gula aren organik Sulut yang diekspor ke belanda sebanyak 17 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 35.700 dolar Amerika Serikat (AS).
Jenny mengatakan gula aren asal Sulut semakin dilirik pasar internasional. Hal ini, menurut Jenny, harus dimanfaatkan oleh petani dan pengekspor Sulut, karena mampu meningkatkan kesejahteraan.
Lebih lanjut Jenny mengatakan bahwa pasar Belanda cukup sulit untuk dimasuki, karena harus memenuhi berbagai persyaratan baik kelengkapan berkas maupun mutu kualitas barang.
"Jika gula aren Sulut sudah masuk pasar Belanda, berarti kualitas produk tersebut telah diakui," jelasnya bangga.
Pemerintah Propinsi Sulut, katanya, akan terus memfasilitasi dan berkreasi agar produk-produk masyarakat Sulut semakin dikenal pasar domestik mau pun manca negara.
"Kami akan terus mempromosikan baik di dalam maupun luar negeri," jelasnya.
Belanda selain meminta gula aren, juga menjadi negara potensial pengiriman produk turunan kelapa, pala dan perikanan seperti ikan beku dan ikan kayu. Hal ini potensial meningkatkan devisa bagi negara.
LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…
MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…
MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…
MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…
MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…