Categories: BISNISEKONOMI

Menjelang Natal, Kemendag Rajin Sidak di Pusat Perbelanjaan

MONITOR, Jakarta – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Kementerian Perdagangan semakin meningkatkan pengawasan barang beredar untuk melindungi konsumen. Hari ini, Selasa (12/12) Direktorat Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Kemendag melakukan pengawasan barang beredar di pusat perbelanjaan ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat.

"Kami ingin memastikan produk-produk yang dijual ke konsumen telah memenuhi ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang diberlakukan wajib serta kewajiban pencantuman label dalam bahasa Indonesia, khususnya produk hasil pertanian, kimia, dan aneka," tegas Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Syahrul Mamma.

Syahrul memeriksa sejumlah barang dagangan dan melakukan dialog langsung dengan pedagang. Syahrul meminta para pedagang hanya menjual produk yang sudah mengantongi SNI dan memiliki label bahasa Indonesia. "Kami berharap pedagang hanya menjual produk ber-SNI dan produk yang memiliki label bahasa Indonesia. Tujuannya untuk melindungi konsumen dari produk-produk yang berbahaya bagi keselamatan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan hidup," ujarnya.

Kegiatan pengawasan ke ITC Cempaka Mas ini sekaligus digunakan sebagai ajang edukasi bagi pedagang. Syahrul menekankan pentingnya para pedagang menjual barang sesuai ketentuan perundangan, terutama kebiasaan pedagang menjual bingkisan menjelang Natal dan Tahun Baru 2018.

"Jangan ada lagi bingkisan yang berisi produk kadaluarsa atau barang-barang yang tak ber-SNI. Silakan jual bingkisan, tetapi isinya harus barang-barang yang baik dan sesuai aturan," jelas Syahrul.

Recent Posts

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

14 jam yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

14 jam yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

20 jam yang lalu

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

2 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

3 hari yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

3 hari yang lalu