MONITOR, New York – Harga minyak mentah dunia meningkat pada akhir perdagangan Senin, setelah berita bahwa jaringan pipa utama di Laut Utara Inggris akan ditutup untuk perbaikan.
Patokan Amerika Serikat, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), untuk pengiriman Januari harganya bertambah 0,63 dolar AS menjadi menetap di 57,99 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara patokan global, minyak mentah Brent North Sea, untuk pengiriman Februari harganya naik 1,29 dolar AS menjadi ditutup pada 64,69 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Kenaikan harga itu terjadi setelah beredar berita bahwa sistem jaringan pipa Forties akan ditutup selama beberapa minggu sementara operatornya memperbaiki keretakan pada pipa yang ditemukan minggu lalu.
CNBC mewartakan jaringan pipa tersebut membawa sekitar 450.000 barel per hari minyak mentah Forties dari ladang lepas pantai di Laut Utara ke pabrik pengolahan di Skotlandia. Para analis mengatakan, penutupan jaringan pipa tersebut mendukung harga minyak karena pasokan pasar akan turun, demikian menurut siaran kantor berita Xinhua
MONITOR, Melawi - Satgas Karhutla TNI wilayah Melawi menggelar Sholat Istisqo sekaligus sosialisasi penanggulangan kebakaran…
MONITOR, Jakarta — Sebanyak 81.171 lowongan kerja masih aktif dan dapat dilamar melalui Karirhub Kementerian…
MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurahman mendorong pengusaha dan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan bantuan Rp80,215 miliar untuk pemulihan sarana dan prasarana pascabencana…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus memperkuat pengawasan dan pelindungan terhadap…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan mengingatkan pekerja untuk memahami hak dan kewajiban serta mencermati isi…