MONITOR, Jakarta – Tujuan utama dibentuknya holding industri BUMN adalah untuk menyehatkan perusahaan BUMN dan untuk memenuhi kewajiban BUMN sebagai agent of development. Sehingga, fokus dalam membantu pemerintah menyelesaikan program-program pembangunan.
Sejumlah pihak memang berharap dengan hadirnya Holding BUMN industri pertambangan karena sejumlah manfaatnya, diantaranya meningkatkan kapasitas usaha dan pendanaan, pengelolaan sumber daya alam mineral dan batubara.
Lalu, peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi dan meningkatkan kandungan lokal, serta efisiensi biaya dari sinergi yang dilakukan juga merupakan salahsatu manfaat dari adanya holding perusahaan BUMN ini.
Selain itu, holding juga memberi manfaat yang besar untuk perusahaan holding dan anggota Holding serta bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia sendiri.
“Sinergi BUMN pertambangan juga diharapkan meningkatkan efisiensi dan kekuatan finansial sehingga memudahkan pengembangan usaha khususnya di bidang hilirisasi," jelas Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno dalam rilis persnya pada MONITOR di Jakarta, Senin (11/12).
Sejalan dengan harapan itu, sejumlah pekerjaan rumah besar menanti Holding industri pertambangan antara lain mengambil alih saham divestasi PT Freeport Indonesia, yang tercatat dalam 500 Fortune Global Company.
Kemudian, mengelola dan menguasai kekayaan mineral dan batu bara di Indonesia untuk dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Indonesia.
MONITOR, Tapanuli Utara – Setelah puluhan tahun nyaris tenggelam dari panggung budaya, Opera Batak kembali…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana…
MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP FKDT) Lukman…
MONITOR, Depok - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menegaskan Gerakan Nasional…
MONITOR, Baubau - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, mengunjungi kediaman keluarga…
MONITOR, Depok - Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan pesantren dan madrasah…