MONITOR, Jakarta – Museum Sejarah Jakarta atau juga dikenal Museum Fatahillah di kawasan Kota Tua, Kelurahan Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat, akan ditutup sementara waktu pada pekan depan. Hal itu diutarakan Kepala Unit Pengelola Museum Kesejarahan Disparbud DKI Jakarta, Sri Kusumawati.
Sri menuturkan, selama penutupan museum akan dikerjakan pemasangan stiker, pemasangan label, serta memasukan koleksi museum ke dalam Vitrin. "Museum ditutup mulai hari Senin hingga Jumat, 11 sampai 15 Desember 2017," kata Sri kepada wartawan.
Ia menjelaskan, saat ini pengerjaan renovasi di seluruh area tata pamer museum sudah memasuki tahap akhir.
"Kami ingin, nantinya pengunjung dapat melihat koleksi museum di ruang tata pamer baru yang lebih komprehensif dan menarik," terangnya.
Sri memastikan, Museum Sejarah Jakarta sudah dapat dibuka kembali untuk wisatawan pada hari Sabtu (16/12).
"Menjadi tugas kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan bagi pengunjung," tandasnya.
MONITOR, Madiun - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong penyelenggaraan Expo UMKM &…
MONITOR, Makassar — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah melalui…
MONITOR, Semarang - Pengembangan Al-Qur’an Isyarat di Indonesia terus bergerak maju, mulai dari aspirasi komunitas…
MONITOR, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melantik Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren pertama serta empat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan hotline pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan…