Categories: DAERAHJABAR-BANTEN

Gelar Konkorcab, PKC PMII Jawa Barat diharap beri Kontribusi Ide dan Gagasan

MONITOR, Garut – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Barat menggelar Konfrensi Koordinator Cabang (KONKORCAB) Ke XIX di Kabupaten Garut pada hari Jum’at-Minggu Tanggal 8-10 Agustus 2017.

Kegiatan Konkorcab sendiri pagi tadi Pukul 09.00-11.00 dibuka secara resmi oleh Ketua Majlis Pembina Daerah (MABINDA) PKC PMII Jawa Barat dan dihadiri dari Pengurus Cabang yang ada di Wilayah Koordinator PKC Jawa Barat dan tamu undangan dari jajaran Aparatur Daerah Kabupaten Garut seperti Wakil Bupati dan KAPOLRES, turut hadir pula Sahabat-sahabat organisasi kepemudan dan organisasi kemahasiswaan seperti KNPI, GP. ANSOR, HMI dan KAMMI Cabang Kabupaten Garut.

KONKORCAB merupakan salah satu musyawarah tertinggi tingkat wilayah Provinsi (Jawa Barat) yang bertujuan untuk menjalankan tugas sebagaimana telah di tuliskan dalam ART PMII dalam BAB VI Pasal 17, BAB X Pasal 31, dan Pasal 37. Yang kewenangannya menyusun program kerja dalam rangka pelaksanaan dan program dan kebijakan PMII, menilai laporan pertanggung jawaban PKC dan memilih ketua PKC, Ketua KOPRI dan Tim Formatur (Proyeksi,Evaluasi, dan Suksesi).

PMII Cabang Kabupaten Sukabumi yang turut hadir meramaikan perhelatan akbar PMII Jawa Barat, tersebut berharap momentum Konkorcab harus mendorong arah perubahan PMII di Jawa Barat.

"Perhelatan Konferensi Koordinator Cabang PMII Jawa Barat yang dilaksanakan di garut harus dijadikan suatu momentum bagi seluruh kader PMII Jawa Barat dalam mendorong arah perubahan di internal PKC PMII Jawa Barat, sebagai forum permusyawaratan tertinggi di tingkat PKC, KonKoorcab harus mampu merumuskan gagasan2 Untuk PMII dan negeri." Ungkap Sekretaris PMII Cabang Sukabumi Dian Maulana.

Sementara itu Wakil Bupati Garut Helmi Budiman berharap Kegiatan ini diharapkan mampu memberikann kontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat dan khususnya kabupaten Garut.

"yang dikedepankan oleh proses kaderisasi di PMII adalah Intelektualnya maka dari itu PMII semoga Bisa memberikan sumbangsih pemikiran atau gagasan untuk membangun Kabupaten Garut lebih baik lagi, dan Kami sangat senang PMII mengadakan konferensi disini jadi ada nuansa yang berbeda, karena biasanya hanya dijadikan tempat pelatihan” ujarnya.

Recent Posts

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji Khusus Berhak Lunas 1448 H/2027 M

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi merilis Daftar Jemaah Haji…

10 jam yang lalu

OASE III PTKIN di UIN Sunan Kalijaga, Mahasiswa Kembangkan Inovasi Pengelolaan Limbah dan Pemanfaatan Sumber Daya Berbasis Ekoteologi

MONITOR, Yogyakarta - Kompetisi OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berbagai cabang…

10 jam yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Berakhir Gemilang: Bukti Kampus Islam Siap Bersaing di Kancah Sains dan Teknologi Global

MONITOR, YOGYAKARTA — Ajang bergengsi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri…

1 hari yang lalu

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

2 hari yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

2 hari yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

2 hari yang lalu