MONITOR, Jakarta – Proyek pembangunan tiga area hall di Stasiun Tebet telah rampung. Para pengguna jasa commuter line kini bisa mengakses jalur masuk keluar melalui hall arah Kampung Melayu, arah jalan Casablanca dan arah Tebet timur raya. Hal ini disampaikan VP Komunikasi Perusahaan PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa.
Dalam keterangan tertulisnya, Eva menjelaskan bahwa 3 hall baru ini akan memudahkan sebanyak 70.000 orang per hari untuk beraktifitas. "Mereka akan lebih dimudahkan untuk keluar masuk stasiun yang langsung menuju ke angkutan lainnya untuk berpindah moda," terangnya.
Sesuai dengan kordinasi bersama antara PT KCI, BPTJ dan Pemda terkait penataan ulang, Stasiun Tebet merupakan implementasi konsep penataan kawasan dengan mengedepankan integrasi antarmoda.
"Dengan bertambahnya area hall keluar masuk penumpang, maka fasilitas transaksi untuk penumpang seperti gate dan perangkat loket juga bertambah sehingga alur keluar masuk penumpang lebih baik," tambahnya lagi.
Sebelumnya Stasiun Tebet hanya memiliki satu area untuk keluar masuk Stasiun dengan fasilitas transaksi 12 gate dan 3 loket. Dengan pembangunan 3 area baru untuk keluar masuk penumpang tersebut secara total saat ini Stasiun Tebet memiliki fasilitas 24 gate, 4 loket dan 9 unit perangkat transaksi tiket mandiri atau vending machine. Sementara sejak pertengahan tahun 2017, untuk keselamatan berpindah peron di Stasiun Tebet juga telah dilakukan pembangunan terowongan bawah tanah.
MONITOR - Indonesia memiliki potensi ekonomi akuakultur yang diperkirakan mencapai US$210 miliar per tahun, namun…
MONITOR, Jakarta – Ekosistem pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama kembali menorehkan tinta emas…
MONITOR, Jakarta - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menggelar Meet and Greet Pengurus…
MONITOR, Jakarta - Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong usaha menengah untuk…
MONITOR, QINGDAO, CHINA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin…