MONITOR, Jakarta – Usulan Presiden AS Donald Trump terkait penetapan kota Yerussalem sebagai ibukota Israel mendapat cibiran dari Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. Untuk memaparkan penolakannya, Retno telah menemui Duta Besar Amerika untuk Indonesia Joseph R Donovan terkait hal itu.
Dalam pertemuan itu, Retno mengaku sudah menyampaikan pernyataannya bahwa Indonesia menentang keras tindakan AS. Retno khawatir, usulan itu akan merusak stabilisasi regional di kawasan tersebut.
"Saya sudah bertemu duta besar Amerika kemarin dan menyampaikan pemerintah Indonesia sangat memperhatikan isu ini. Kami sampaikan bahwa perubahan apapun di Jerusalem akan merusak perdamaian di sana," ujar Retno di Jakarta, Selasa (5/12).
Sementara itu, Duta Besar Donovan menyatakan bahwa keputusan perubahan status dan pemindahan kedutaan Amerika ke Jerusalem belum diputuskan secara final.
"Ia (Donovan) menceritakan bahwa Gedung Putih memberikan arahan kepada para duta besarnya bahwa pemerintah mereka belum memutuskan mengenai status Jerusalem. Tapi jika hal itu dilakukan maka akan sangat sangat membahayakan proses perdamaian dan kestabilan di sana," tegas Retno.
MONITOR - Indonesia memiliki potensi ekonomi akuakultur yang diperkirakan mencapai US$210 miliar per tahun, namun…
MONITOR, Jakarta – Ekosistem pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama kembali menorehkan tinta emas…
MONITOR, Jakarta - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menggelar Meet and Greet Pengurus…
MONITOR, Jakarta - Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong usaha menengah untuk…
MONITOR, QINGDAO, CHINA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin…