Categories: HUMANIORAPENDIDIKAN

Makna Maulid Nabi Muhammad SAW Bagi Jazuli Juwaini

MONITOR, Jakarta – Hari ini tanggal 1 Desember bertepatan dengan 12 Rabiul Awal adalah hari kelahiran Rasululloh Muhammad SAW. Mayoritas umat Islam di Indonesia memperingati Maulid Nabi untuk mengenang dan menunjukkan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. 

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, pada momen Maulid Nabi ini mengajak masyarakat untuk melakukan aktivitas dan kegiatan yang mengingatkan dan mengokohkan kecintaan pada Rasululloh SAW dengan menguatkan komitmen menjalankan ajaran Islam dan sunnah-sunnah Nabi SAW.

"Di Maulid Nabi ini mari kita kuatkan dan kokohkan cinta kita kepada insan mulia Rasululloh SAW dengan cara mengamalkan ajaran Islam secara konsekuen dan menghidupkan sunnah-sunnahnya," kata Jazuli.

Lebih lanjut, Anggota Komisi I ini, menekankan figur Nabiyulloh Muhammad sebagai teladan bukan saja bagi umat Islam tapi juga bagi seluruh umat manusia. 

"Rasululloh dikenal dunia sebagai insan mulia dalam kepribadian dan akhlaknya dalam berbagai perannya baik sebagai nabi, pemimpin umat, kepala negara dan pemerintahan, sebagai kepala keluarga, sebagai suami ataupun ayah bagi anak-anaknya maupun sebagai pribadi," terang Jazuli.

Menurut Anggota DPR yang juga muballigh ini, Rasululloh SAW dikenal dunia sebagai tokoh perubahan yang sangat spektakuler. 

"Bayangkan hanya dalam kurun waktu kurang lebih 22 tahun beliau mampu melakukan perubahan yang fondamental dalam sendi-sendi kehidupan dari masyarakat jahiliyah menuju masyarakat madani," terang Jazuli.

Ini semua, lanjutnya, harus terus ini menginspirasi kita semua, bangsa Indonesia, untuk bergerak dan berubah ke arah yang lebih baik. Lebih dari itu menginspirasi bangsa-bangsa bahkan peradaban dunia menuju tatanan dunia yang lebih baik, adil, dan bermartabat.

"Inilah risalah yang dibawa Rasululloh, menjadikan ajaran Islam menjadi rahmat bagi sekalian alam. Kita umatnya, sudah semestinya meneladani kehidupan beliau; dalam kasih sayangnya kepada sesama, keberpihakannya pada kaum duafa, kebersahajaannya, perhatiannya pada umat, keadilan dan ketegasan kepemimpinannya dan lain-lain," kata Jazuli.

Atas seluruh peran di atas maka tak heran jika ilmuwan dunia Michael H. Hart menobatkan Rasululloh sebagai manusia paling berpengaruh di dunia nomor satu sepanjang masa karena memang pengaruh, kapasitas, karakter dan kepribadian beliau menginspirasi dan menggerakkan dunia. 

Recent Posts

Hardiknas 2026, Guru Besar UIN Jakarta: Partisipasi Semesta Kunci Pendidikan Bermutu

MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei kembali menjadi momentum reflektif bagi…

4 jam yang lalu

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

MONITOR, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional…

19 jam yang lalu

Singgung Kecelakaan Kereta Hingga Kasus Daycare, Puan Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan peningkatan perlindungan pekerja di peringatan Hari…

21 jam yang lalu

Waka DPR Cucun: Aspirasi Buruh di May Day 2026 Tunjukkan Kesejahteraan Rakyat Harus Dijaga Lewat Keadilan Bagi Pekerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi…

21 jam yang lalu

Waka DPR Cucun Soroti Sering Terjadinya Kekerasan Pada Anak di Daycare: Sistem dan Pengawasan Masih Lemah

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti sistem dan pengawasan yang lemah terhadap fasilitas…

21 jam yang lalu

Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja, Permenaker 7/2026 Batasi Alih Daya

MONITOR, Jakarta - Pemerintah memperkuat perlindungan dan kepastian hukum bagi pekerja alih daya (outsourcing) melalui terbitnya…

22 jam yang lalu