Categories: HUMANIORAPENDIDIKAN

Presiden Jokowi Minta Sistem Pendidikan SMK Dirombak

MONITOR, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia dalam pendidikan terutama pendidikan vokasi kejuruan, training vokasi dan Politeknik.

Pernyataan tersembut disampaikan Presiden Jokowi saat acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Selasa malam (28/11)

Presiden Jokowi bahkan menyebut lembaga pendidikan seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) perlu perombakan besar, karena sistem pendidikannya cenderung masih normatif.

"Di SMK sendiri perlu perombakan besar karena guru di SMK kita 80 persen itu guru normatif, harusnya skill, latih anak kita untuk memperkuat skill mereka. Misalnya guru PPKn, Bahasa Indonesia, apalagi yang normatif? Agama," kata Jokowi seperti dikutip  Antara, Rabu (29/11).

Pelajaran-pelajaran tersebut, dikatakannya bukan tidak perlu tetapi di SMK semestinya guru-gurunya mampu meng-up grade skill para siswanya.

Ia mengakui hal itu perlu waktu tetapi pendidikan di Indonesia ke depan harus berubah total karena tantangan juga sudah berubah.

"Mestinya anak-anak kita dihadapkan pada tantangan yang ada bukan rutinitas ini terus, saya kira Mendikbud harus mulai mengubah itu. `Based learning` bagaimana mencari solusi bukan hafalan lagi karena dunia berubah," katanya.

Ia mengakui perombakan memang harus dilakukan secara besar-besaran. Sebab sampai saat ini, menurut Jokowi lebih lanjut, sebanyak lebih dari 60 persen tenaga kerja di Indonesia masih lulusan SD-SMP.

"Sebuah langkah besar kalau mau upgrade! pakai apa? Ya vokasi kejuruan atau politeknik," pungkasnya.

 

Recent Posts

IPW Adukan Dugaan Intimidasi dan Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI ke Bareskrim

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…

6 jam yang lalu

STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Menuju Ekosistem Pendidikan Berdampak

MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…

7 jam yang lalu

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

10 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

13 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

16 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

17 jam yang lalu