Categories: BERITAMEGAPOLITAN

Ketum IDI Dorong Peningkatan Profesionalisme Dokter

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof.Dr.Ilham Oetama Marsis,Sp.OG, mendorong seluruh dokter di tanah air untuk menjalankan praktik kedokteran sesuai dengan standar prosedur operasional yang berlaku. Hal ini dia katakan, sebagai respon atas pertanyaan publik terkait profesionalisme dokter akhir-akhir ini.

Pasalnya, beberapa hari terakhir masyarakat terus mempertanyakan sikap IDI lantaran anggotanya melaksanakan perawatan terhadap tersangka korupsi. Sebagian menilai, tindakan sang dokter dianggap telah menyimpang.

Terkait hal itu, Ilham Oetama menegaskan bahwa penyimpangan praktik kedokteran tidak bisa disimpulkan hanya melalui foto yang beredar melalui sosial media. Menurutnya, IDI perlu memastikan kevalidan dari informasi yang berkembang.

"Terhadap dugaan penyimpangan praktik kedokteran yang dilakukan oleh dokter anggota IDI, PB IDI melalui Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) di tingkat pusat telah berkoordinasi dengan MKEK di tingkat Cabang dan Wilayah untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap dokter terkait," ujarnya di Jakarta, Rabu (29/11).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MKEK Pusat Dr.Prijo Sidipratomo,Sp.Rad menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pola pengawasan dan pembinaan praktik kedokteran mulai dari tingkat cabang hingga pusat. 

Priyo menegaskan, apabila ada anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran, maka dipastikan akan menerima sanksi etik sesuai dengan pelanggaran.

"Kami selaku organisasi profesi menjamin kepada publik bahwa pengawasan dan pembinaan praktik kedokteran oleh dokter anggota IDI terus dilakukan oleh IDI di tingkat cabang hingga pusat. Pelanggaran yang dibuktikan melalui persidangan etik akan dijatuhi sanksi etik sesuai dengan berat atau tidaknya pelanggaran." ujarnya menegaskan.

Selain itu, apabila publik tidak puas atau menemukan kejanggalan dalam pelayanan dokter, Priyo menyatakan hal tersebut bisa dibicarakan baik-baik atau disampaikan kepada manajemen fasilitas kesehatan atau MKEK di IDI Cabang atau Wilayah.

Recent Posts

Wamen UMKM Sebut Inabuyer 2026 Perkuat Akses Pasar dan Kemitraan UMKM

MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menekankan pentingnya inovasi…

2 jam yang lalu

Kemenhaj Izinkan Dashboard Haji 2026 Diakses Publik untuk Perkuat Transparansi dan Akses Informasi Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) resmi menghadirkan dashboard publik penyelenggaraan ibadah…

3 jam yang lalu

Jasa Marga Dukung UMKM Binaan Tembus Pasar BUMN-Lembaga di Inabuyer B2B2G Expo 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukan komitmen Perusahaan dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil,…

3 jam yang lalu

Kemenhaj Tegaskan Pencegahan Haji Ilegal, 10 WNI Ditangkap di Saudi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, perlindungan…

5 jam yang lalu

Terus Berkoordinasi dengan Pemkot Tangsel, UIN Jakarta harap Pembangunan JPO Terealisasi di 2026

Tangerang Selatan - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus mematangkan koordinasi dan menunggu langkah lanjutan Pemerintah…

5 jam yang lalu

Perkuat Sinergi, LPPM UID dan UIN Jakarta Jajaki Kolaborasi Riset Strategis

MONITOR, Tangerang Selatan – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Depok (UID)…

8 jam yang lalu