MONITOR, Jakarta – Gunung Agung terpantau melontarkan cahaya merah diiringi suara dentuman keras, kawah gunung setinggi 3.142 mdpl tersebut juga terpantau menyemburkan abu vulkanik seiring dengan dentuman tersebut.
"Secara visual kami melihat kepulan asap konstan Pukul 20.00 Wita hingga Pukul 21.00 Wita yang terekam juga ada suara dentuman disela kepulan abu yang menerus naik," kata Kepala Bidang Mitigasi PVMBG, I Gede Suantika di Pos Pemantauan Gunung Agung, Desa Rendang, Minggu malam seperti dilansir Antara.
Kebulan abu kelabu tersebut terpantau setinggi 3000 meter dari puncak Gunung Agung. Dari data PVMG, dentuman terakhir berkekuatan 20 hertz, sementara abu yang keluar bersamaan dengan aliran magma membentuk lava pijar.
"Kemungkinan dentuman ini terjadi karena aliran abu yang sempit di dasar kawah dan tekanan magma untuk menekan ke atas sangat tinggi, akibat volumenya meningkat," ujarnya.
Menurutnya, suara dentuman Gunung Agung dapat disebabkan lubang kawah yang sempit, sehingga magma akan berusaha keluar dan menyebabkan dentuman terdengar keras.
Hingga kini pihaknya belum bisa memastikan aktivitas vulkanik akan semakin membesar atau tidak, karena perlu dikaji selama satu bulan ke depan
"Kami mengacu pada letusan Gunung Agung pada Tahun 1963 yang terjadi kebulan asap selama satu bulan," ujarnya.
MONITOR, Jakarta - PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) yang mengelola Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC)…
MONITOR, Jakarta - Industri olahraga nasional memiliki potensi besar sebagai salah satu penggerak ekonomi yang mampu…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan menyoroti dampak kenaikan harga Bahan…
MONITOR, Jakarta - Pesantren semakin berperan sebagai benteng utama dalam melindungi anak-anak dari berbagai ancaman…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar kembali menegaskan sikapnya bahwa tidak ada toleransi…
MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat meninjau kondisi saluran irigasi rusak di Desa…