Cegah Radikalisme di Kalangan Muda, Gusdurian Purbalingga Gelar Sarasehan Toleransi

MONITOR, Purbalingga – Komunitas Gusdurian Purbalingga bersama Polres Purbalingga menggelar kegiatan sarasehan tentang toleransi bagi pelajar dan pemuda Sabtu kemarin (25/11) di Andrawina Room Owabong Cottage Purbalingga.

Acara yang mengambil tema “Menumbuhkan Sikap Toleransi dan Menangkal radikalisme” merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Toleransi Internasional dan bertujuan mencegah tumbuhnya paham radikal di kalangan pelajar dan pemuda di Purbalingga.

Menurut Basyir Fadlullah selaku koordinator Gusdurian Purbalingga acara sarasehan ini penting dan perlu dilakukan guna memberi pemahaman kepada generasi muda supaya tidak terjebak pada paham dan perilaku intoleran yang mengarah pada radikalime.

“Acara seperti  ini penting dan perlu dilakukan secara kontinyu, agar generasi muda mampu memahami  kedudukannya sebagai bagian dari bangsa Indonesia secara utuh, sehingga tidak mudah terjebak pada paham dan perilaku intoleran yang pada ujungnya mengarah pada Radikalisme,” kata Basyir.

Acara tersebut dihadiri dari perwakilan pelajar dan organisasi kepemudaan serta aktivis lintas agama yang ada di kitaran Purbalingga. Hadir sebagai narasumber acara sarasehan tersebut  Pendeta Hotler Abner Manurung, S.Th dari GKI Purbalingga, Budayawan Agus Sukoco, dan akademisi dari IAIN Purwokerto Supriyanto.

Menurut Setyo Haryono, selaku ketua panitia, saat menghubungi MONITOR di Purbalingga, Minggu sore (26/11) mengatakan acara sarasehan selain diisi diskusi tentang bahaya intoleransi dan radikalisme juga dimeriahkan live music dari Ki Ageng Juguran yang membawakan lantunan lagu-lagu yang bernafaskan kebangsaan.

Sebagai penutup acara, menurut Setyo, panitia juga menyajikan tayangan film dokumenter berjudul 'Ahu Parmalim', sebuah karya film yang mengisahkan kehidupan toleransi dan telah direkomendasikan oleh Sekretaiat Nasional Jaringan Gusdurian untuk di putar di berbagai komunitas yang telah tersebar di 81 daerah dan negara.

 

Recent Posts

Wacana Ambang Batas 5 Persen, Partai Gelora Minta Kader Fokus Syarat Verifikasi Parpol

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…

7 menit yang lalu

Peternak NTB Tak Sendiri, Kementan Bersama Pemda Perkuat Perlindungan Ternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah memperkuat pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku…

1 jam yang lalu

KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel

NONITOR, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pasar bagi usaha…

2 jam yang lalu

Kamenaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

MONITOR, Banyuwangi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan bahasa…

4 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan Kemendag Perluas Akses Ekspor Produk Lokal Lewat InaExport

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkolaborasi memperluas…

7 jam yang lalu

Kick Off Hari Santri 2026, Menag: Santri Jangan Jadi Penonton, Harus Ikut Menentukan Masa Depan Indonesia

MONITOR, Jakarta — Menteri Agama (Menag) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menegaskan bahwa santri tidak boleh…

7 jam yang lalu