MONITOR, Texas – Jelang pertemuan OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) pada pekan depan, harga minyak dunia makin menjulang tinggi. Kondisi ini dipantau pada Jumat (Sabtu pagi).
Berdasarkan sumber, OPEC dan produsen minyak utama lainnya berencana akaan membahas perpanjangan pembatasan produksi minyak mentah di tanggal 30 November mendatang.
Sebab diketahui, kelompok ini telah menahan produksi minyak mereka sejak awal tahun ini dalam upaya mengakhiri kelebihan pasokan global.
Sementara itu, melemahnya dolar AS mendorong sentimen pasar untuk minyak yang dihargakan dalam mata uang AS. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,47 persen menjadi 92,780 pada akhir perdagangan.
Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk penyerahan Januari, menambahkan 0,93 dolar AS menjadi menetap di 58,95 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti berbagai kasus kekerasan seksual…
MONITOR, Jakarta - Memasuki hari ke-16 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Kemenhaj menegaskan…
MONITOR, Jakarta — Jaringan Muslim Madani (JMM) mengecam keras dugaan kasus kekerasan seksual yang diduga…
MONITOR, Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia kembali surplus USD 3,32 miliar pada Maret 2026. Capaian…
MONITOR, Jakarta - PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) yang mengelola Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC)…
MONITOR, Jakarta - Industri olahraga nasional memiliki potensi besar sebagai salah satu penggerak ekonomi yang mampu…