Categories: DAERAHSULAWESI

ASN di Sulsel Dihimbau Tidak Gunakan Gas Elpiji 3 Kg

MONITOR, Makassar – Sekretaris Dinas Energi, dan Sumber Daya Mineral Kementerian ESDM Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Syamsul Bahri mengatakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di diwilayah kerjanya diimbau untuk tidak menggunakan elpiji bersubsidi atau elpiji tabung 3 kg.

"Imbauan ini tertuang dalam surat Seruan Gubernur Provinsi Sulsel nomor: 541/7472/DESDM yang ditandatangani pada 9 November lalu," kata Syamsul di Makassar, Sabtu (25/11).

Dalam isi surat tersebut, kata Syamsul, ada beberapa pihak yang diimbau untuk tidak menggunakan gas untuk masyarakat miskin tersebut.

Pertama, papar Syamsul adalah pegawai negeri sipil (PNS ) dan calon PNS Sulsel. Kedua, para pelaku usaha selain usaha mikro yang memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp50 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp300 juta.

Terakhir, lanjut Syamsul adalah kepada seluruh masyarakat Sulsel yang mempunyai penghasilan lebih dari Rp1,5 juta per bulan dan tidak memiliki surat keterangan tidak mampu dari kelurahan setempat.

"Mereka diharapkan beralih menggunakan gas tabung 5,5 kg atau 12 kg," ucapnya.

Seruan gubernur ini, kata dia, pada dasarnya memperkuat Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 26/2009 yang menyebutkan penggunaan elpiji tabung 3 kg dikhususkan hanya untuk konsumen/masyarakat dengan ekonomi lemah.

"Kami berharap nantinya penggunaan elpiji 3 kg ini lebih tepat sasaran," kata dia.

Sebelumnya, General Manager (GM) Pertamina Marketing Operasional Regional (MOR) VII Wilayah Sulawesi Joko Pitoyo mengatakan konsumsi gas bersubsidi di wilayah kerjanya mencapai 92 persen.

"Untuk gas subsidi 92 persen, sisanya yang non subsidi," kata Joko yang ditemui di Makassar, beberapa waktu lalu.

Dengan ini berarti dari total 1.500 ton per hari konsumsi gas di wilayah Sulawesi, baru delapan persen atau 120 ton per hari merupakan konsumsi gas non subsidi.

Recent Posts

Blue Economy; Basis Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Emeritus Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University sekaligus…

2 jam yang lalu

Wacana Ambang Batas 5 Persen, Partai Gelora Minta Kader Fokus Syarat Verifikasi Parpol

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…

3 jam yang lalu

Peternak NTB Tak Sendiri, Kementan Bersama Pemda Perkuat Perlindungan Ternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah memperkuat pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku…

4 jam yang lalu

KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel

NONITOR, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pasar bagi usaha…

5 jam yang lalu

Kamenaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

MONITOR, Banyuwangi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan bahasa…

7 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan Kemendag Perluas Akses Ekspor Produk Lokal Lewat InaExport

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkolaborasi memperluas…

10 jam yang lalu