Categories: NASIONALPOLITIK

Lengkap, Tiga Tokoh Tolak Perlindungan Hukum Setya Novanto

MONITOR, Jakarta – Permohonan perlindungan yang dilontarkan Tersangka Kasus Korupsi e-KTP Setya Novanto kepada sejumlah pihak, mulai dari Presiden hingga Kapolri satu persatu mulai menolak. Kini giliran Jaksa Agung Muhammad Prasetyo yang memberikan penolakan.

Penolakan tersebut diisyaratkan Prasetyo saat bertemu wartawan di kantornya, Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/11).

"Saya ingin sampaikan bahwa Jaksa Agung dan Kejaksaan tidak punya kapasitas memberikan perlindungan pada seseorang yang sedang menjalani proses hukum," ujar Prasetyo.

Ya, sebelum dibawa ke rutan KPK, Novanto sempat berucap bahwa dirinya telah melakukan beragam cara untuk membuktukan sangkaan terhadap dirinya terkait kasus e-KTP tidak benar.

"Saya sudah melakukan langkah-langkah dari mulai melakukan SPDP di kepolisian dan mengajukan surat perlindungan hukum kepada Presiden, maupun kepada Kapolri, Kejaksaan Agung, dan saya sudah pernah praperadilan," kata Novanto, Senin (20/11).

Tak disangka, satu persatu orang yang disebut mulai menunjukkan sikap menolak. Pertama datang dari Presiden Joko Widodo yang meminta Novanto untuk mengikuti prosedur hukum yang ada.

"Saya kan sudah menyampaikan kepada Pak Setya Novanto untuk mengikuti proses hukum yang ada. Sudah," ujar Presiden di Balai Kartini.

Usai Presiden, alih-alih menjawab permintaan Novanto, Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian malah mendukung KPK dalam mengusut tuntas kasus yang tengah melibatkan nama Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

"Saya sepenuhnya serahkan mekanisme itu sudah ditangani KPK, kita ikuti aturan hukum, proses hukum yang ada pada KPK," ujar Tito di BEI, Jakarta.

 

[removed][removed]

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

5 jam yang lalu

Blue Economy; Basis Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Emeritus Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University sekaligus…

8 jam yang lalu

Wacana Ambang Batas 5 Persen, Partai Gelora Minta Kader Fokus Syarat Verifikasi Parpol

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…

9 jam yang lalu

Peternak NTB Tak Sendiri, Kementan Bersama Pemda Perkuat Perlindungan Ternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah memperkuat pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku…

10 jam yang lalu

KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel

NONITOR, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pasar bagi usaha…

11 jam yang lalu

Kamenaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

MONITOR, Banyuwangi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan bahasa…

13 jam yang lalu